Kompas.com - 18/06/2021, 09:00 WIB
Promo Survei Gramedia DOK. GramediaPromo Survei Gramedia

Beliau menjelaskan dengan gamblang aspek-aspek apa saja yang harus diperhatikan dalam hal perancangan kontrak. Topik perancangan kontrak yang berat dan sarat dengan unsur hukum menjadi mudah dipahami dan dipraktikkan oleh pembaca yang tidak memiliki latar belakang pendidikan hukum.

Beliau menegaskan bahwa kontrak adalah salah satu instrumen hukum yang dapat membantu Anda untuk mencapai suatu tujuan tertentu, yang pada prosesnya harus melibatkan orang lain. Oleh karena itu, ada tujuh tahapan dalam perancangan kontrak, yakni:

  • Recognizing (Memahami kepentingan, identitas, dan peran para pihak);
  • Researching (Melakukan studi kelayakan dan manajemen risiko);
  • Renegotiating (Mengadakan jual beli kepentingan);
  • Restructuring (Menyusun anatomi kontrak secara sistematis);
  • Reviewing (Melakukan kajian bersama);
  • Ready for X factor (Mengantisipasi munculnya faktor X);
  • Realizing (Melakukan finalisasi dan signing).

Isi dari buku yang sudah ringkas ini pun sudah dibedah melalui webinar bedah buku yang diselenggarakan oleh penulis dan Elex Media Komputindo beberapa waktu lalu.

Salah satu pertanyaan yang diajukan dalam seminar dengan peserta kurang lebih 200 peserta tersebut, bagaimana jika bisnis yang dijalankan sekarang hanya berdiri berdasarkan asas kepercayaan atau kesepakatan lisan? Apakah perlu dibuat hitam di atas putih di kemudian hari?

Dengan santainya Managing Partner dari kantor hukum Ansugi Law tersebut menjawab, “Banyak pengusaha masih memegang teguh sistem bisnis berdasarkan kepercayaan karena takut menyinggung perasaan rekan bisnisnya. Sekarang semua kembali kepada Anda, besar mana kebutuhan keamanan bisnis Anda dibandingkan dengan rasa sungkan Anda?" jelasnya.

Baca juga: The Fundamental of Digital Marketing, Ragam Cara agar Bisnis Tak Lesu

Jika besar kebutuhan keamanan, ia sangat menyarankan untuk menuangkannya di dalam kontrak, paling tidak poin-poin kesepakatan dan mekanisme penyelesaian sengketanya saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

" Namun, kalau besar rasa sungkannya, ya saya nggak bisa ngomong banyak ya. Saran saya, kalau memang sungkan ya pakai saja jasa dari pihak ketiga seperti notaris atau pengacara untuk mengkomunikasikan poin-poin teknisnya," Pungkasnya.

Penasaran sama bukunya? Cek di sini: https://www.gramedia.com/products/the-art-of-contract-drafting.

Info lengkap tentang voucher yang bisa kamu dapatkan secara gratis untuk membeli buku ini: http://bit.ly/voucher_artikel

Halaman:
Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.