Kompas.com - 13/08/2021, 12:42 WIB
Ilustrasi Hoaks KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoIlustrasi Hoaks
|

KOMPAS.com - Banyak informasi yang beredar di tengah-tengah masyarakat. Hanya saja, semua informasi itu belum tentu benar.

Hal ini karena dengan perkembangan teknologi di era digital menjadikan informasi bisa beredar cepat. Apalagi di media sosial.

Karenanya, masyarakat khususnya siswa dan mahasiswa harus bisa mencermati kebenaran dari suatu informasi.

Baca juga: Ilkom UAD Edukasi Masyarakat Terkait Deteksi Hoaks

Jangan sampai, informasi atau berita yang didapat dari media sosial langsung diterima mentah-mentah dan disebarkan kembali.

Untuk itu, mulai saat ini harus lebih cermat dalam menerima informasi dan menyebarkan informasi, terlebih yang ada di media sosial.

Mengutip akun Instagram TVRI Nasional, akhir tahun 2020, berikut ini ada 5 tips agar tidak terpengaruh hoaks bagi siswa, mahasiswa, dan masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Harap hati-hati judul yang provokatif

Biasanya, berita hoaks memiliki judul yang bersifat provokatif dan mengundang sensasi. Ada juga berita hoaks yang diambil dari media atau surat kabar resmi tapi malah diubah isinya.

Jadi, sebaiknya kamu membaca dulu isi dari berita tersebut, atau jangan hanya membaca judulnya saja.

2. Cari sumber beritanya

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.