Kompas.com - 06/09/2021, 07:17 WIB
|

Mengutip artikel dari Kompas.com (30/01/2021) Tari Saman merupakan tarian yang cukup unik, karena tidak menggunakan alat musik. Namun, hanya menampilkan gerakan tangan, badan, dan kepala.

Hal lain yang menarik adalah posisi duduk penari dan goyangan badan ke kiri dan ke kanan saat syair lagu dinyanyikan.

Baca juga: Mahasiswa DKV, Ini 5 Situs Terbaik untuk Menampilkan Karyamu

Hasil pengembangan dari permainan rakyat

Tarian tersebut diberi nama tari Saman sesuai dengan nama penciptanya. Tari Saman merupakan pengembangan dari permainan rakyat, tari Tepuk Abe.

Tari Tepuk Abe sangat diminati masyarakat Aceh pada waktu itu. Hal inilah yang menyebabkan Syekh Saman mengembangkan tari Tepuk Abe dengan menyisipi syair-syair yang berisi pujian-pujian kepada Sang Pencipta. Tari Saman digunakan sebagai media dakwah agama Islam pada waktu itu.

Karena kondisi Aceh yang mengalami peperangan, maka Syekh Saman menambahkan syair-syair yang dapat menumbuhkan semangat juang masyarakat Aceh.

Unsur tari Saman Dikutip dari buku Lanskap Negeri Saman (2017) karya Rismawati, tari Saman adalah sebuah tarian suku Gayo yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Nyanyian tari Saman menggunakan bahasa Gayo.

Baca juga: Mata Kuliah Paling Aneh di Dunia, Ada Cara Menyelamatkan Diri dari Zombie

Biasanya nyanyian tersebut diawali dengan puji-pujian kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Selanjutnya, ada salam sapaan kepada khalayak ramai, berbagai jenis nyanyian, dan pantun-pantun.

Itulah informasi mengenai sejarah Tari Saman dan keunikan dalam tarian ini. Sebagai generasi muda yang wajib melestarikan kebudayaan Indonesia, kamu bisa juga belajar tari asli dari daerahmu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.