Kompas.com - 08/09/2021, 09:40 WIB
Menuju pelaksanaan Asesmen Nasional 2021, sejumlah sekolah memaparkan persiapan terkait infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), hingga kesiapan dan sosialiasi kepada murid dan orangtua. DOK. KOMPAS.com/FERGANATA INDRA RIATMOKOMenuju pelaksanaan Asesmen Nasional 2021, sejumlah sekolah memaparkan persiapan terkait infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), hingga kesiapan dan sosialiasi kepada murid dan orangtua.

KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ristek, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) telah memutuskan menggantikan sistem ujian nasional (UN) dengan asesmen nasional (AN) yang direncanakan dilaksanakan pada September hingga Oktober 2021.

Diberitakan Kompas.com, Minggu (11/10/2020), Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim mengatakan, AN 2021 tidak hanya mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, tetapi juga mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan.

Sejumlah sekolah saat ini pun sedang sibuk mempersiapkan penyelenggaraan asesmen nasional, tidak terkecuali Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.

Guru kelas V SDN 3 Karangmalang Muhammad Arifin mengatakan, pihaknya telah menggelar simulasi online agar siswa punya persiapan ketika mengisi soal-soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Literasi-Numerasi.

Baca juga: Catat Ya, Ini Jadwal asesmen nasional 2021 Jenjang SD-SMA

“Kami juga kemarin ada penilaian akhir semester (PAS) dan penilaian akhir tahun (PAT) diselenggarakan secara daring. Kami coba mengisi menggunakan Google Form,” kata Arifin saat dihubungi oleh Kompas.com, Sabtu (28/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lewat metode itu, sebut dia, para siswa diharapkan tidak “kaku” saat mengerjakan soal secara online. Ini membuat mereka jadi paham bagaimana cara ujian secara daring.

Ia melanjutkan, SDN 3 Karangmalang bahkan telah mengikuti sampling untuk asesmen nasional. Saat ini pihak sekolah sedang sibuk mempersiapkan infrastruktur penunjang, yakni laptop dan internet.

“Dari infrastruktur Alhamdulillah kami tidak ada masalah. Dari kami sudah ada pendataan terkait hal itu,” ungkap Arifin.

Baca juga: Selain asesmen nasional, Yuk Lakukan Asesmen Diagnostik Berkala untuk Siswa

Tak hanya itu, lanjut dia, pihak sekolah juga sudah menyiapkan buku-buku penunjang AKM untuk membantu mereka belajar. Di buku itu, mereka diajari tentang numerasi dan literasi AKM. Lalu ada juga survei karakter yang masih terus dipelajari hingga saat ini

Bukan cuma di SDN 3 Karangmalang, persiapan pelaksanaan asesmen nasional sedang pula gencar dilakukan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 45 Jakarta.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.