Kompas.com - 12/09/2021, 08:03 WIB
Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Negeri 7 Palembang, Senin (6/9/2021). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Negeri 7 Palembang, Senin (6/9/2021).
|

KOMPAS.com - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang rencananya dilaksanakan tahun ajaran baru lalu terpaksa mundur karena melonjaknya kasus positif Covid-19.

Namun setelah berangsur-angsur stabil, pemerintah pun melonggarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal ini tentu menjadi angin segar, karena sejumlah daerah dengan status PPKM level 1-3 bisa melaksanakan PTM terbatas.

Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Sri Wahyuningsih menerangkan, jumlah sekolah yang melaksanakan PTM terbatas terus meningkat.

Baca juga: Astra Honda Motor Buka 5 Lowongan Kerja bagi Lulusan S1

Sekitar 117.000 sekolah sudah adakan PTM terbatas

Dari total 435.650 sekolah jenjang SD sampai SMA di Indonesia, sebanyak 27,17 persen di antaranya sudah menggelar PTM terbatas. Artinya, sekitar 117.000 satuan pendidikan sudah membuka sekolah.

"Dari data yang kami miliki sampai dengan 4 September lalu, sebanyak 7,17 persen sekolah sudah menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas secara nasional. Sedangkan sisanya 72,83 persen masih melaksanakan pembelajaran jarak jauh," urai Sri Wahyuningsih seperti dikutip dari laman Direktorat SD Kemendikbud Ristek, Sabtu (11/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

PTM terbatas, lanjut Sri Wahyuningsih, harus mengikuti ketentuan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri.

Mulai dari pengisian daftar periksa, pengaturan jarak di kelas hingga ketersediaan sarana dan prasarana sanitasi. Karena PTM ini betul-betul dilakukan secara terbatas.

"Saat ini kita masih ada di masa pandemi, tentunya menindaklanjuti arahan Presiden (Jokowi) dan SKB 4 Menteri serta Inmendagri tentang PPKM. Maka untuk daerah level 1-3 didorong untuk melaksanakan PTM terbatas dengan mengacu kepada SKB 4 menteri," terang dia.

Baca juga: Unpar Buka Jalur Tanpa Tes bagi Mahasiswa Baru 2022, Simak Syaratnya

PTM terbatas harus seizin orangtua

Sri Wahyuningsih juga mengimbau kepada peserta didik yang masih melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk tetap belajar dari rumah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.