Kompas.com - 21/09/2021, 12:40 WIB
ilustrasi kondisi keuangan sedang kacau atau mengalami defisit. Defisit adalah kondisi keuangan di mana ketika belanja melebihi pendapatan, impor melampaui ekpsor, atau beban melebihi aset. Shutterstockilustrasi kondisi keuangan sedang kacau atau mengalami defisit. Defisit adalah kondisi keuangan di mana ketika belanja melebihi pendapatan, impor melampaui ekpsor, atau beban melebihi aset.
|

KOMPAS.com - Ketika sudah menjadi mahasiswa, maka harus bisa berpikir dewasa. Apalagi jika nanti harus menjadi anak kos dan jauh dari orang tua.

Tentu, mengatur keuangan menjadi hal yang wajib. Ini bukan hanya bagi orang yang sudah berpenghasilan saja, tetapi mahasiswa juga harus bisa mengatur keuangan.

Lantas, bagaimana cara mengatur keuangan bagi anak kuliah? Apakah perlu menabung? Semua itu penting dan harus dilakukan.

Baca juga: 5 Tips Kelola Keuangan Mahasiswa dari Akademisi UII

Sebab, pada saat inilah kamu dituntut untuk bertanggung jawab atas diri sendiri, mulai dari mengatur waktu hingga mengelola finansial.

Cara mengatur keuangan memang tidak mudah tak terkecuali bagi orang dewasa yang telah memiliki penghasilan tetap.

Tetapi jika sudah terbiasa mengatur keuangan sejak dini, kamu akan mempunyai dasar pengelolaan finansial yang baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melansir laman Institut Teknologi Batam (Iteba), ini 5 cara mengatur keuangan bagi anak kuliah.

1. Cara mengatur keuangan dengan menabung

Salah satu cara mengatur keuangan bagi anak kuliah adalah dengan disiplin menabung. Setelah menerima uang saku, utamakan tabunganmu.

Dengan rutin menabung, kamu bisa memulai investasi sejak kuliah. Uang tabungan tersebut akan berguna di masa depan, seperti membeli printer agar tidak membuang uang untuk print tugas-tugas kuliah maupun skripsi.

2. Jika belanja sesuai kebutuhan saja

Tentunya, gaya hidup yang boros seringkali menerpa seseorang. Untuk menghindari lifestyle tersebut, saat berbelanja kebutuhan bulanan, sebaiknya kamu membuat daftar keperluan yang harus dibeli.

Baca juga: Webinar UNS: Ini Tips Kelola Keuangan Mahasiswa

Dengan daftar belanjaan, kamu akan fokus pada barang-barang yang dibutuhkan dan terhindar dari gaya hidup boros.

3. Coba buatlah rencana anggaran pengeluaran

Cara mengatur keuangan bagi anak kuliah selanjutnya adalah membuat rencana anggaran keuangan untuk dana rutin bulanan.

Sebaiknya, kamu mengatur anggaran tersebut dengan baik sehingga pengeluaran tidak lebih besar dibandingkan pemasukan. Setelah membuat rencana anggaran, lakukan evaluasi terhadap rencana tersebut.

4. Catat biaya pengeluaran

Jika telah menggunakan uang dalam sebulan, pastikan kamu mencatat pengeluaran tersebut. Utamakan mencatat pengeluaran yang wajib.

Seperti membayar uang sewa kos dan uang makan. Usahakan mencatatnya dengan rinci agar pengeluaran di bulan depan lebih terkontrol.

Baca juga: Mahasiswa Vokasi IPB Asah Soft Skill dengan Cara Ini

5. Sumber pemasukan dimanfaatkan dengan baik

Selain mengharapkan uang saku dari orang tua, kamu juga bisa mencari sumber pemasukan lain.

Misalnya, dengan melakukan usaha online shop, freelance, atau kerja paruh waktu. Pilihlah pekerjaan yang fleksibel sehingga tidak menyita waktu kuliahmu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.