Kompas.com - 02/10/2021, 09:00 WIB
Ilustrasi hentikan tindakan perundungan (bullying). FREEPIK/JCOMPIlustrasi hentikan tindakan perundungan (bullying).
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Perundungan atau bully menjadi suatu fenomena di dunia pendidikan yang harus dicegah.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah bullying di lingkungan sekolah.

Merangkum laman Direktorat SD Kemendikbud Ristek, Jumat (1/10/2021), bullying mengakibatkan efek negatif baik pada korban maupun pelaku.

Menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia kasus perundungan terhadap anak lebih banyak terjadi dialami siswa Sekolah Dasar.

Baca juga: 5 Situs Kursus Online untuk Tingkatkan Skill, Cocok bagi Mahasiswa

Perundungan tidak hanya terjadi secara langsung atau secara fisik, tetapi juga sudah merambah kepada dunia maya yang disebut dengan cyber bullying. Bahkan kasus cyber bullying ini justru meningkat seiring anak-anak banyak menghabiskan waktu di sosial media, terutama di masa pandemi Covid-19 ini.

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Mulia Sari Dewi menjelaskan,

perundungan adalah tindakan kekerasan atau tindakan agresif yang terjadi berulang-ulang. Hal itu kemudian membuat para pelakunya merasa senang dengan apa yang dia lakukan kepada korbannya.

"Perundungan ini bukan hanya terjadi dari orang per orang, tapi antarkelompok. Kelompok kecil atau geng melawan 1 atau melawan kelompok lain. Perundungan juga bisa terjadi di luar lingkungan sekolah oleh kelompok besar atau kerumunan massa," papar Mulia Sari Dewi seperti dikutip dari laman Direktorat SD, Kemendikbud Ristek, Jumat (1/10/2021).

Baca juga: Seperti Ini Peran dan Tugas UKS Saat PTM Terbatas

Jenis perundungan

Menurut Mulia, perundungan sendiri memiliki beberapa jenis, antara lain:

1. Cyberbullying

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.