Kompas.com - 27/10/2021, 11:52 WIB
Masih banyak perempuan belum terlalu memperhatikan kesehatan reproduksinya. Kebanyakan di antaranya merasa belum perlu melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi karena belum menikah. SHUTTERSTOCKMasih banyak perempuan belum terlalu memperhatikan kesehatan reproduksinya. Kebanyakan di antaranya merasa belum perlu melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi karena belum menikah.

KOMPAS.com - Kedokteran menjadi salah satu program studi favorit calon mahasiswa karena menawarkan prospek kerja yang menjanjikan.

Bahkan, sebagian masyarakat Indonesia masih menganggap dokter sebagai “mantu idaman” karena menjadi salah satu profesi yang memiliki masa depan cerah.

Tapi tahukah kamu, seorang dokter memerlukan waktu yang panjang buat mendapatkan izin praktik mandiri? bahkan lebih panjang bila ingin jadi dokter spesialis?

Apa saja tahapan menjadi dokter, berikut alurnya merangkum laman platform edukasi Zenius:

Baca juga: 6 PTN dengan Jurusan Kedokteran Terbaik Indonesia 2022 Versi THE WUR

1. Kuliah Sarjana Kedokteran

Setelah kamu dinyatakan lulus dan diterima sebagai mahasiswa jurusan kedokteran, kamu akan memulai kuliah formal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, ada sedikit perbedaan karena di jurusan ini kamu tidak akan belajar dengan sistem SKS melainkan sistem blok.

Dalam 1 blok, kamu akan belajar tentang satu sistem organ, mulai dari fungsi dasarnya, penyakit-penyakit, obat-obatan yang bisa bekerja di sistem organ tersebut, cara pemeriksaan pada pasien dan interprestasi pemeriksaan laboratorium pada kasus gangguan organ tersebut.

2. Program Profesi Dokter

Perjuangan belum selesai ketika kamu wisuda S1 Kedokteran. Kelulusan sarjana baru menandakan kamu sudah mendapat ilmunya, namun belum bisa bekerja sebagai dokter.

Oleh karena itu, kamu harus lanjut mengambil Program Profesi Dokter dan menjadi dokter muda atau istilah populernya koas.

Baca juga: Sampoerna University Buka Beasiswa S1 Tahun 2022, Bebas Biaya Kuliah

Kamu akan masuk ke tahap stase atau rotasi dengan ditempatkan di berbagai bagian di rumah sakit untuk mempelajari kasus-kasus dokter umum yang tertera di Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.