Kompas.com - 09/11/2021, 08:49 WIB

Cara ini dilakukan agar anak tidak terlalu lama berkutat dalam suatu hal. Pasalnya, kondisi itu membutuhkan rentang konsentrasi yang terlalu besar yang berpotensi membuat anak cenderung cepat lelah dan bosan.

Beri jeda waktu setelah melakukan satu bagian tugas. Musik yang lembut atau penggunaan timer juga dapat membantu anak untuk diam lebih lama, hingga timer berbunyi.

3. Menggunakan video dalam belajar

Biasanya seorang anak akan lebih fokus saat bermain games atau menonton video yang menarik.

Kegiatan non-screen dianggap sudah tidak menarik lagi bagi anak-anak karena dirasa membosankan, terlebih untuk anak-anak yang sulit fokus.

Baca juga: Belajar dari Orangtua Jepang Cara Menanamkan Disiplin pada Anak

Cara belajar on screen dapat guru maupun orangtua aplikasikan dalam proses mengajar. Guru dapat memasukkan video dari ruang belajar saat proses mengajar agar anak dapat memahami materi dengan cara yang berbeda.

Tak hanya itu, melalui soal-soal latihan yang diberikan, tentu proses belajar akan menjadi lebih menyenangkan dan tidak monoton.

4. Berikan keyakinan bahwa murid mampu

Dengan adanya rasa percaya diri, konsentrasi anak akan naik berlipat ganda. Oleh karena itu, berikan keyakinan atau kepercayaan diri pada mereka, jika mereka mampu mengerjakan tugas pembelajaran yang diberikan dengan baik.

Rasa percaya diri ini akan sangat mempengaruhi kesuksesan anak dalam belajar. Mereka akan merasa mampu untuk mempelajari suatu materi atau mengerjakan tugas yang diberikan, maka mereka pun akan melakukannya dengan baik.

Kepercayaan diri akan membuat anak berkonsentrasi penuh untuk belajar.

Baca juga: Orangtua, Ini Dampak Bila Sering Memarahi Anak Saat Belajar

5. Berikan murid batasan waktu

Cara berikutnya yang dapat diterapkan untuk mengatasi murid yang sulit fokus belajar adalah dengan memberikan batas waktu.

Maksudnya adalah, anak perlu di ingatkan jika memang tugas yang sedang anak kerjakan memiliki batasan waktu. Hal tersebut dapat membantu anak menyesuaikan waktunya dalam mengerjakan tugas dan berkonsentrasi penuh untuk menyelesaikannya.

Setiap anak atau murid memerlukan stimulasi untuk mempertahankan fokusnya. Selain mengatur suasana kelas saat belajar, penting juga untuk guru berkomunikasi dengan orangtua.

Hal terpenting adalah jangan memberikan label atau judgement kepada anak. Sebab, energi negatif dari lingkungan seperti anak tidak mampu belajar, dapat ditangkap oleh anak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.