Kompas.com - 23/11/2021, 14:08 WIB
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Meski memiliki kekurangan, asal punya niat dan mau berjuang tentu tetap bisa mengukir prestasi.

Bahkan penyandang disabilitas yang bisa mencetak prestasi justru bisa membuktikan ke masyarakat umum bahwa mereka tetap bisa mempunyai masa depan cerah dengan cara mereka sendiri.

Seperti prestasi yang diraih mahasiswa pada progran studi (prodi) Sastra Indonesia di Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya Universitas Jember (Unej) Zainul Arifin.

Pemuda berusia 20 tahun ini menyandang disabilitas daksa namun tak membuat Zainul berkecil hati dengan kekurangannya.

Baca juga: Dosen FSRD ITB Beberkan Jejak Seni Prasejarah di Indonesia

Mahasiswa disabilitas daksa berprestasi

Berkat kerja kerasnya, Zainul berhasil masuk dalam tim sepak bola Cerebral Palsy (CP) Jawa Timur dan berhasil meraih medali perunggu pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI pada 15 November 2021 silam.

Keterbatasan gerak motorik kasar yang dimiliki Zainul justru menjadi pelecut untuk bisa meraih pendidikan tinggi. Besar dari keluarga kurang mampu tidak pula mematahkan semangat remaja asli Jember ini.

Hal ini dibuktikan Zainul saat berhasil lolos dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2021.

"Alhamdulillah sangat senang rasanya bisa kuliah di kampus yang saya inginkan sejak dari dulu. Saya tidak ingin keterbatasan gerak dan ekonomi membatasi jenjang pendidikan saya," kata Zainul seperti dikutip dari laman Unej, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Webinar Unpar Beberkan Tanda-tanda Anak Jadi Korban Bullying

Meraih beasiswa berkat prestasi di bidang olahraga

Berkat prestasinya di bidang olahraga Zainul, membuatnya mendapatkan beasiswa prestasi di Universitas Jember.

Dia mengaku, beasiswa prestasi sangat membantu meringankan beban orangtua untuk membayar biaya kuliahnya.

"Mengingat orangtua saya hanya seorang kuli bangunan. Sekarang saya tidak perlu lagi memikirkan biaya pendidikan selama menempuh kuliah di Universitas Jember," beber Zainul.

Baca juga: Nadiem: Permendikbud PPKS Tak Beri Celah Adanya Kekerasan Seksual

Keberhasilan Zainul rupanya tidak terlepas dari dukungan Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPC) Jember, Kusbandono.

Menurut Zainul, Kusbandono selama ini terus memberikan motivasi kepada seluruh atlet NPC untuk meraih prestasi melalui olahraga dan pendidikan.

"Selama ini saya sangat terbantu dan termotivasi oleh ketua NPC Jember. Beliau sangat mendukung anak buahnya agar tidak hanya mengejar prestasi di olahraga tetapi juga didorong untuk kuliah," imbuh Zainul.

Zainul merasa bangga menjadi bagian dari NPC. Karena selama menjadi anggota NPC Jember Zainul sudah beberapa kali menorehkan prestasi cukup membanggakan.

Baca juga: Seperti Ini Penjelasan Konsep Kampus Hijau dan Indikatornya

Pada tahun 2019 Zainul meraih emas pada Kejurda Atletik Jawa Timur 100 meter putra daksa lower. Pada tahun 2021 dia juga berhasil meraih medali emas di Peparprov Jatim 1 cabor lompat jauh daksa lower.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.