Kompas.com - 27/11/2021, 09:39 WIB
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Baru-baru ini, di Instagram terdapat fitur stiker Add Yours. Pengguna Instagram pun berbondong-bondong menggunakan stiker Add Yours tersebut.

Pada stiker Add Yours ini juga ada permintaan untuk menyebutkan nama panggilan, tempat tanggal lahir, kota yang pernah ditinggali hingga menunjukkan tanda tangan.

Menanggapi fenomena ini Pakar Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Ridi Ferdian menjelaskan, jika pengguna instagram tidak berhati-hati dalam mengikuti Instagram Challenge, bisa-bisa justru membagikan informasi data diri maupun data privat.

"Bisa jadi malah membagikan sesuatu yang bersifat pribadi. Misalnya, tanda tangan, nomor KTP, atau data pribadi lainnya," kata Ridi seperti dikutip dari laman UGM, Jumat (26/11/2021).

Baca juga: Program Kampus Mengajar 3 Dibuka, Mahasiswa Yuk Daftar

Tantangan stiker Add Yours Instagram sangat berbahaya

Menurutnya, tantangan tersebut sangat berbahaya karena menanyakan semua informasi yang sifatnya pribadi. Umumnya informasi tersebut digunakan untuk kegiatan privat seperti perbankan dan kegiatan legal lainnya.

Ridi menyebutkan informasi yang dibagikan dalam tantangan tersebut dapat diakses orang lain dan ada peluang digunakan untuk hal yang tidak bertanggung jawab atau membuka celah untuk kejahatan social engineering.

Social Engineering atau rekayasa sosial menurut KBBI berupa penggunaan sarana penipuan untuk mendapatkan akses terhadap sistem komputer yang dilindungi oleh kata kunci atau identitas pengguna.

Pelaku penipuan memanfaatkan kelengahan korban untuk mencari data pribadi dari korban. Kemudian data yang diperoleh tersebut bisa dimanfaatkan pelaku untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

"Pada kasus Instagram, social engineering dilakukan dengan secara tidak sengaja memberikan tantangan yang sifatnya tidak serius seperti nama panggilan, nama kucing, dan sebagainya," beber Ridi.

Baca juga: Hari Guru Nasional 2021: Dosen UGM Sebut Peran Utama Mereka Tetap Sama

Informasi kecil bisa jadi peluang penipuan

Namun hal itu tetap bisa memberi celah bagi orang tak bertanggungjawab untuk melakukan penipuan. Misalnya, menggunakan modus mengetahui nama panggilan semasa kecil lantas berpura-pura menjadi teman lama.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.