Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/12/2021, 12:06 WIB
|
Editor Dian Ihsan

"Terkait jumlah bakteri, penting untuk membersihkan rongga mulut dengan sikat gigi secara teratur," ujar Prima dalam Webinar "Senyum Anak: Tugas Kita untuk Menjaganya" seperti dikutip dari laman Unpad, Senin (13/12/2021).

Baca juga: LTMPT Tegaskan Peserta Lolos SNMPTN 2022, Tak Boleh Daftar UTBK SBMPTN

Pentingnya pendampingan orangtua

Menurutnya, anak perlu terus didampingi saat sikat gigi hingga anak berusia 8 tahun. Meski anak sudah dapat sikat gigi sendiri, orangtua perlu memeriksa kembali kebersihan giginya.

"Motorik halus anak pada saat menyikit gigi memang akan berkembang seiring pertambahan usianya. Namun, dalam proses tersebut perlu pendampingan dari orangtua," papar Prima.

Selain itu, anak juga perlu memperhatikan apa yang dimakan. Anak perlu mengurangi makanan manis dan lengket untuk meminimalkan risiko terjadinya karies. Makanan yang manis dan lengket juga dapat menjadi makanan bakteri di rongga mulut.

"Kualitas gigi dan mulut akan memengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang anak secara umum. Hal ini juga dapat berpengaruh pada kualitas belajarnya," tegas Prima.

Baca juga: Kino Buka Lowongan Kerja, S1 Fresh Graduate Bisa Melamar

Ajak ke dokter gigi sebelum ada keluhan

Dia juga mengimbau agar orangtua membawa anak mereka ke dokter gigi sebelum anak memiliki keluhan terkait kondisi gigi atau rongga mulutnya.

"Tanpa kita sadari kalau tidak kita periksa baik-baik atau tidak kita bawa ke dokter gigi kita bisa menemukan hal yang sudah terlambat," terang Prima .

Prima menjelaskan, sebaiknya anak mulai diperkenalkan ke dokter gigi saat kondisi masih baik atau tidak memiliki permasalahan parah. Hal ini dinilai dapat menghindari rasa takut dan trauma anak terhadap dokter gigi.

Kebiasaan ini juga bertujuan agar di kunjungan awal tidak ada tindakan yang terlalu invasif dan menyakitkan.

Kunjungan ke dokter gigi, lanjut Prima, sebaiknya dilakukan tiga hingga enam bulan sekali. Sejak anak masih bayi, orangtua sudah perlu memeriksakan kesehatan rongga mulut anaknya ke dokter gigi.

Baca juga: Tips Memasak Nasi Putih Rendah Gula dari Dosen IPB, Yuk Coba di Rumah

Selain itu, orangtua perlu menjadi role model yang baik dalam menjaga kesehatan gigi. Saat orangtua melakukan perawatan ke dokter gigi, anak dapat diajak dan diperlihatkan bagaimana rasa aman dan nyaman saat menjalani perawatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+