Kompas.com - 17/01/2022, 14:34 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Masalah kekerasan seksual menjadi perbincangan hangat di khalayak publik belakangan ini.

Hingga akhirnya, Kemendikbud Ristek mengeluarkan aturan terkait kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Baca juga: 15 Universitas Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2022, 5 dari PTS

Sebab, sudah banyak korban yang mengalami kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi, khususnya para mahasiswa.

Demi mencegah kekerasan seksual, seharusnya para orangtua perlu menanamkan edukasi sejak dini pada anak.

Dengan begitu, orangtua tidak khawatir saat anak sekolah maupun kuliah nanti.

Melansir laman Instagram Kemendikbud Ristek, Senin (17/1/2022) memberitahukan ada 6 cara edukasi dalam mencegah kekerasan seksual pada anak.

Mari simak keenam cara edukasi tersebut, agar anak memperoleh perlindungan yang tinggi dan tidak terjadi lagi kekerasan seksual di lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi.

1. Kenalkan bagian tubuh yang tidak boleh dilihat dan disentuh orang lain

Orangtua perlu mengenalkan dan menjelaskan kepada anak tentang bagian dan fungsi bagian tubuh, serta bagian tubuh tertentu yang tidak boleh dilihat dan disentuh orang lain.

Baca juga: 10 PTS Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2022

Bagian tubuh itu, seperti dada, bibir, organ reproduksi, dan pantat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.