Kompas.com - 28/02/2022, 18:26 WIB

KOMPAS.com - Untuk memudahkan tracing dan pendataan kasus terkonfirmasi positif warga kampus, Institut Teknologi Bandung (ITB) meluncurkan aplikasi tracing COVID-19 dengan nama "Covid Trak".

Aplikasi yang sudah dapat digunakan sejak 18 Februari 2022 ini memudahkan tracing dan pendataan kasus terkonfirmasi positif. Sivitas akademika dan tenaga kependidikan ITB yang terkonfirmasi positif Covid-19 dapat melaporkan statusnya dengan lebih mudah.

Ketua Satgas COVID-19 ITB, Ernawati Arifin Giri-Rachman mengatakan tujuan dari pembuatan aplikasi tersebut, kata Erna, adalah untuk melaporkan data real time secara akurat.

Warga kampus yang terkonfirmasi positif Covid-19 dapat menggunakan aplikasi tersebut, dan data tersebut akan diverifikasi oleh tim admin yang berasal dari Fakultas/Sekolah maupun unit di ITB.

Baca juga: Biaya Kuliah ITB Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Jalur Mandiri 2022

Berdasarkan laporan tim Satgas ITB, saat ini kasus positif Covid-19 terjadi di asrama dan tempat kost. Sumber penularannya antara lain berasal dari kegiatan kumpul-kumpul dan makan bersama pada saat jeda kuliah dan di luar waktu kuliah.

Sejauh ini, kata Erna, ITB telah mampu merespons dengan optimal kasus konfirmasi dengan membantu menyediakan sarana isoman terpusat bagi mahasiswa ITB di gedung asrama ITB Kampus Jatinangor.

“Aplikasi ini diperlukan untuk membantu pengambilan keputusan di tingkat institusi,” jelasnya seperti dilansir dari laman ITB.

Aplikasi ini, imbuh Erna, diperlukan untuk membantu pengambilan keputusan di tingkat institusi. Aplikasi tersebut dibuat dan dikembangkan oleh tim gabungan dari Biro Administrasi Umum dan Informasi, Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi, UPT Yankes, dan Satgas Covid-19, yang berada di bawah koordinasi Sekretaris Institut, Prof. Widjaja Martokusumo.

Untuk pelaksanaan PTM (Pembelajaran Tata Muka) di ITB, tim Satgas juga memberikan pertimbangan kepada pimpinan berkenaan dengan kondisi penyebaran Omicron di Indonesia.

Pertama, untuk kegiatan yang tidak esensial dibatasi 25 persen kapasitas, kegiatan esensial dibatasi 50% dan untuk kegiatan kritikal 100 persen.

Baca juga: Sea Buka Beasiswa Penuh 2022 di UI, UGM, ITB, IPB, Binus, IT Del

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.