Kompas.com - 02/03/2022, 16:07 WIB

KOMPAS.com - Program Pendidikan Dokter Spesialis atau yang biasa disingkat PPDS adalah tahapan lanjut pendidikan seorang dokter untuk menjadi spesialis.

Dalam webinar bersama Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro (Undip) mengajak masyarakat mengenal lebih dalam mengenai Program Pendidikan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip serta mengupas perjalanan seorang mahasiswa PPDS.

Program Studi (Prodi) Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip merupakan salah satu dari 13 Pusat Pendidikan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah yang ada di Indonesia.

13 Pusat Pendidikan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah itu antara lain ialah Universitas Diponegoro, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret, Universitas Udayana, Universitas Hasanuddin, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Andalas, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Syiah Kuala.

Baca juga: Biaya Kuliah S1 Kedokteran di UI, UGM, Undip, Unpad, Unair

Daya tampung PPDS Ilmu Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip 2022

Daya tampung PPDS Ilmu Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip tahun 2022 adalah sebanyak 8 orang. Sedangkan untuk alur pendaftaran PPDS Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip dapat mengunjungi laman pmb.undip.ac.id untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

Kemudian ada beberapa persyaratan khusus untuk Prodi Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip, yakni:

  • Sertifikat Kursus ACLS PERKI yang masih berlaku
  • Sertifikat Kursus EKG PERKI
  • Sertifikat Kursus TOEFL UNDIP dengan skor minimal 500
  • Sudah punya pengalaman kerja di Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik minimal 1 tahun (diluar Internship)
  • Test Psikologi kategori I, II, dan III
  • Test Psikiatri minimal Sedang
  • Peserta belum pernah mengikuti Ujian Mandiri PPDS Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip >= 2 kali
  • Memiliki rencana penempatan kerja setelah lulus (dibuktikan dengan dokumen yang valid)

Baca juga: 5 Beasiswa S2-S3 Tanpa Batas Usia, Kuliah Gratis dan Biaya Hidup

Gugus Penjamin Mutu Prodi, Sefri Noventi mengatakan dari peta kurikulum, total masa didik PPDS Ilmu Jantung dan Pembuluh Darah itu sekitar 4 tahun lulus.

"Kalau lancar semua cukup 4 tahun saja bisa menyandang predikat sebagai Dokter Jantung dan Pembuluh Darah, tentunya setelah melalui tahap-tahapan lainnya,” jelas dr. Sefri seperti dilansir dari laman Undip.

dr. Sefri menambahkan berdasarkan survei yang telah dilakukan kepada para Alumni PPDS Ilmu Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip, menunjukkan bahwa masa tunggu lulusan hingga mendapat pekerjaan sebagai Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah selama kurang lebih 3 bulan sebanyak 100 persen.

Kemudian survei untuk kategori pekerjaan cukup memuaskan sebanyak 92.9 persen. Sedangkan untuk kategori kurikulum yang diambil saat menjalani pendidikan di PPDS Ilmu penyakit Jantung dan Pembuluh Darah FK Undip relevan dengan pekerjaan saat ini adalah sebanyak 100 persen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.