Kompas.com - 06/03/2022, 19:48 WIB

KOMPAS.com - Di kalangan akademisi banyak dosen atau tenaga pengajar yang menyandang gelar Magister, Doktor hingga Profesor.

Semua gelar tersebut bisa diperoleh sesuai dengan jenjang pendidikan yang ditempuh baik di dalam maupun luar negeri.

Namun untuk meraih gelar Guru Besar yang merupakan strata tertinggi di kalangan akademisi juga tidak mudah.

Pasalnya untuk meraih gelar Guru Besar, seorang dosen harus mengumpulkan angka kredit yang diperoleh dari pengabdiannya selama menjadi dosen.

Melansir dari laman Universitas Bina Nusantara (Binus), Minggu (6/3/2022), menjelaskan arti dan kontribusi Guru Besar dalam dunia pendidikan.

Baca juga: Berapa Besaran Bantuan KIP Kuliah 2022? Ini Rinciannya

Penelitian seorang Guru Besar selalu ditunggu

Karena perannya yang sangat besar, masing-masing perguruan tinggi juga didorong untuk terus menghasilkan Guru Besar agar tercipta pendidikan yang berkualitas.

Guru Besar adalah seorang guru, pendidik, sekaligus peneliti, yang hasil penelitiannya ditunggu masyarakat luas sebagai bagian dari wujud pengabdian dalam bidang akademis.

Penetapan Guru Besar ini juga sudah diatur dalam Undang-undang. Menurut Pasal 1 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Guru Besar atau profesor adalah jabatan fungsional tertinggi bagi dosen yang masih mengajar di lingkungan satuan pendidikan tinggi.

Untuk menduduki jabatan akademik Guru Besar atau Profesor harus memiliki kualifikasi akademik Doktor.

Baca juga: Dosen Unesa Jadi Relawan Bantu Pengungsi Ukraina di Polandia

Pada universitas, institut, dan sekolah tinggi, dapat diangkat menjadi seorang Guru Besar atau Profesor sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.