Kompas.com - 28/03/2022, 17:30 WIB

KOMPAS.com - Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi salah satu tahapan yang wajib dilalui mahasiswa sebelum lulus.

Saat melaksanakan kegiatan KKN, mahasiswa akan terjun langsung di tengah masyarakat dan memberi solusi permasalahan yang terjadi.

Sehingga perlu perencanaan matang dan program yang tepat bagi mahasiswa yang mengikuti program KKN.

Namun Direktur Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Masyarakat (UGM), Prof. Irfan Dwidya Prijambada menyayangkan stereotipe yang melekat kepada program KKN kontemporer ini.

Baca juga: Blesscon Buka 4 Posisi Lowongan Kerja bagi D3-S1, Buruan Daftar

Stereotipe KKN kontemporer

Bahwa KKN kontemporer ini lekat dengan stereotipe program pengecatan fasilitas publik di lokasi tujuan KKN, pembuatan plang untuk menunjukkan rumah kepala desa. Hingga program atau kegiatan lainnya yang sebetulnya bukan menjadi harapan masyarakat.

"Sayangnya akhir-akhir ini, KKN itu selalu di stereotipe-kan seperti mengecat pagar, mengecat pos ronda, buat plang yang menunjukkan lokasi rumah kepala desa, makam, dan lain sebagainya," ungkap Prof. Irfan seperti dikutip dari laman UGM, Senin (28/3/2022).

Menurut dia, padahal bukan itu yang diharapkan masyarakat dengan adanya kegiatan KKN di wilayahnya.

Prof. Irfan mengatakan, kegiatan seperti mengecat pagar, mengecat pos ronda, atau membuat dan mewarnai tong sampah bisa dilakukan sendiri masyarakat tanpa harus ada keterlibatan mahasiswa.

"Saya (yang juga) tinggal di (kawasan) desa paling sebal kalau ada mahasiswa KKN datang kemudian mengajak kerja bakti buat tong sampah," beber Prof. Irfan.

Baca juga: 8 Macam Sertifikasi Akuntansi, Mahasiswa Perlu Tahu

Masyarakat butuh ilmu sebagai solusi permasalahan

Prof. Irfan menuturkan, masyarakat sebetulnya memerlukan penerapan ilmu pengetahuan yang tidak dimiliki masyarakat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.