Kompas.com - 28/03/2022, 20:31 WIB

KOMPAS.com - Kekerasan seksual bisa terjadi pada remaja, baik laki-laki maupun perempuan. Pelaku kekerasan seksual tidak pandang bulu melakukannya.

Bahkan kekerasan seksual bisa terjadi di mana saja, seperti lingkungan masyarakat, sekolah maupun lingkup keluarga sekali pun.

Dampak yang terjadi akibat kekerasan seksual tidak bisa dianggap remeh, untuk itu perlu perhatian serius.

Seperti depresi, trauma, gangguan kesehatan, melakukan penyimpangan seksual, hingga menjadi pelaku kekerasan seksual.

Siapa saja tidak tahu kapan dan di mana kekerasan seksual bisa terjadi. Karena, kekerasan seksual bisa menimpa orang lain ataupun diri sendiri.

Baca juga: Orangtua, Ini 6 Cara Mengedukasi Kekerasan Seksual pada Anak

Lantas, apa yang harus dilakukan jika mengalami kekerasan seksual?

Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan jika mengalami kekerasan seksual, seperti dilansir dari laman Direktorat SMP Kemendikbud Ristek

1. Pahami kekerasan seksual terjadi bukan salah korban

Masih banyak ditemukan orang kerap menyalahkan korban kekerasan seksual.

Pemikiran-pemikiran seperti inilah yang terkadang justru membuat korban merasa menerima kekerasan seksual akibat ulahnya sendiri.

Perlu diingat, tidak ada satu orang pun yang berhak mendapat kekerasan seksual, apapun alasannya.

Korban kekerasan seksual adalah orang yang paling dirugikan, tidak seharusnya korban merasa bersalah.

2. Pastikan keamanan dan keselamatan

Ketika kamu atau orang terdekatmu mengalami kekerasan seksual, hal yang harus dilakukan adalah memastikan terlebih dahulu keamanan dan keselamatan diri.

Segera jauhi tempat terjadinya kekerasan seksual dan minta bantuan pertolongan.

Jika kekerasan seksual terjadi di rumah, cobalah mencari perlindungan di rumah keluarga lainnya.

Bila kasus kekerasan seksual terjadi di lingkungan sekolah, segera melarikan diri dari tempat kejadian dan meminta pertolongan kepada guru.

3. Simpan bukti-bukti kekerasan seksual

Setelah merasa aman, segera simpan seluruh bukti-bukti kekerasan seksual.

Misalnya, pakaian, foto, video, rekaman percakapan, atau bisa juga saksi-saksi yang melihat kekerasan seksual. Bukti-bukti tersebut sangat membantu dalam proses penanganan kasus.

Baca juga: 3 Tips Hindari Pelecehan Seksual di Dunia Maya ala Pakar Unair

Namun, hindari menyebarluaskan bukti di media sosial, karena berpotensi terjerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

4. Berusaha terbuka dan bercerita ke orang yang dipercaya

Hindari untuk memendam permasalahan yang dialami. Memendam masalah justru bisa memperburuk keadaan. Berusahalah untuk terbuka dan menceritakan masalah yang dialami kepada orang yang tepat.

Dengan menceritakan masalah, orang tersebut juga bisa membantu mencarikan bantuan dan solusi untuk masalah kekerasan seksual yang dialami.

5. Cari informasi dari lembaga yang memberikan bantuan hukum

Korban kekerasan seksual sangat penting mencari informasi dari lembaga-lembaga terkait yang bisa memberikan bantuan hukum.

Sebagai referensi, beberapa lembaga yang memberikan layanan adalah Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan sebagainya.

Setelah mencari informasi, cobalah untuk mengadu kepada lembaga-lembaga tersebut dan laporkan kepada pihak kepolisian.

Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi dampak yang lebih parah pada diri sendiri.

Pelaku juga perlu tahu bahwa apa yang dilakukannya salah dan harus mendapat konsekuensi dari perilakunya agar tidak mengulangi lagi. Lalu tidak ada lagi yang mencontoh tindakan pelaku kekerasan seksual.

Itulah beberapa hal yang harus dilakukan apabila kamu, kawan terdekat, keluargamu atau orang yang kamu kenal mengalami kekerasan seksual.

Jangan pernah takut untuk mengungkapkan permasalahan yang kamu hadapi. Stop kekerasan seksual, mari bersama lawan kekerasan seksual!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indomaret Buka 6 Lowongan Kerja Lulusan D4/S1 Semua Jurusan

Indomaret Buka 6 Lowongan Kerja Lulusan D4/S1 Semua Jurusan

Edu
Wisuda 2022, Universitas Prasetiya Mulya Usung Tema “Embarking on Fundamental Resetting” dan Ajak Lulusan Cinta Lingkungan

Wisuda 2022, Universitas Prasetiya Mulya Usung Tema “Embarking on Fundamental Resetting” dan Ajak Lulusan Cinta Lingkungan

BrandzView
Kemendikbud: Mahasiswa D3/D4 Bisa Daftar Pertukaran Mahasiswa

Kemendikbud: Mahasiswa D3/D4 Bisa Daftar Pertukaran Mahasiswa

Edu
Prof. Rudy Harjanto: Hiperrealitas Jadi Tantangan di Era Digitalisasi

Prof. Rudy Harjanto: Hiperrealitas Jadi Tantangan di Era Digitalisasi

Edu
Dosen UM Surabaya Beri 7 Tips Kencan Online di Tinder

Dosen UM Surabaya Beri 7 Tips Kencan Online di Tinder

Edu
Hari Sukarelawan Internasional, Trakindo Kembali Gelar “Volunteers Mengajar”

Hari Sukarelawan Internasional, Trakindo Kembali Gelar “Volunteers Mengajar”

Edu
Tak Bisa Wisuda di Indonesia, Mahasiswa Ini Lanjut S2 di Australia

Tak Bisa Wisuda di Indonesia, Mahasiswa Ini Lanjut S2 di Australia

Edu
Kemendikbud Buka Pertukaran Mahasiswa Merdeka 3, Cek Syaratnya

Kemendikbud Buka Pertukaran Mahasiswa Merdeka 3, Cek Syaratnya

Edu
Menginspirasi, Dua Srikandi Lulusan Prasmul Berhasil Temukan Karier Impian di Bidang STEM

Menginspirasi, Dua Srikandi Lulusan Prasmul Berhasil Temukan Karier Impian di Bidang STEM

Edu
ITC: Rata-rata Nilai Skor Sertifikasi TOEIC Siswa SMK Naik Signifikan

ITC: Rata-rata Nilai Skor Sertifikasi TOEIC Siswa SMK Naik Signifikan

Edu
Wacana KA Argo Parahyangan Ditutup, Pakar Unpad: Sengsarakan Konsumen

Wacana KA Argo Parahyangan Ditutup, Pakar Unpad: Sengsarakan Konsumen

Edu
Hidupkan Budaya Inovasi, SKSG UI Gelar Kompetisi Nasional “TMTIC 2022”

Hidupkan Budaya Inovasi, SKSG UI Gelar Kompetisi Nasional “TMTIC 2022”

Edu
Eurasia International Course FIS UNJ Bahas Kebijakan Kebencanaan di Indonesia

Eurasia International Course FIS UNJ Bahas Kebijakan Kebencanaan di Indonesia

Edu
Ners UM Surabaya Beri 3 Tips Atasi Perut Kembung dan Kentut Berlebihan

Ners UM Surabaya Beri 3 Tips Atasi Perut Kembung dan Kentut Berlebihan

Edu
Kemendikbud: 143.000 Satuan Pendidikan Terapkan Kurikulum Merdeka

Kemendikbud: 143.000 Satuan Pendidikan Terapkan Kurikulum Merdeka

Edu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.