Kompas.com - 04/04/2022, 11:24 WIB
|

KOMPAS.com - Sejak pandemi Covid-19, intensitas penggunaan alat elektronik meningkat. Apalagi alat elektronik berlayar seperti laptop, komputer, maupun smartphone.

Tentunya, penggunaan alat-alat tersebut secara berlebihan dapat menimbulkan Computer Vision Syndrome (CVS) atau Digital Eye Strain (DES) atau masalah kesehatan mata.

Dalam Webinar Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) pada Sabtu (19/3/2022), salah satu narasmber dr. Nia Ariasti, Sp.M., memberikan penjelasan.

Baca juga: Akademisi UII: Begini Tips Mengatur Uang bagi Gen Z

Faktor pemakaian berlebih

Menurutnya, faktor yang mempengaruhi CVS adalah durasi pemakaian dan posisi yang kurang sesuai. Dulunya orang yang menderita CVS paling banyak diderita oleh pekerja kantoran.

Penelitian di Amerika Serikat oleh Vision Council mengatakan setidaknya 60 persen pria Amerika dan 65 persen perempuan menderita CVS.

"80 persen orang dewasa menggunakan gawai 2 jam per hari," ujarnya seperti dikutip dari laman UII.

Ia juga menjelaskan jika seseorang menggunakan gawai terus menerus ditambah penggunaan gawai lebih satu, maka risiko naik sebesar 75 persen lebih tinggi.

CVS sendiri merupakan keluhan atau ketidaknyamanan pada mata yang disebabkan oleh penggunaan alat dengan Visual Display Terminal (VDT).

"VDT berbahaya karena mengeluarkan radiasi infra merah dan visible spectrum of light," jelasnya.

Dikatakan, gejala VDT bisa dikenali apabila didapati gejala mulai dari:

  • penglihatan kabur
  • penglihatan ganda
  • nyeri mata
  • mata lelah
  • mata kering

Baca juga: Candi Ini Berlokasi di Kampus UII, Seperti Apa Sejarahnya?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.