Kompas.com - 20/04/2022, 11:42 WIB

KOMPAS.com - Setiap orangtua ingin anak tumbuh pintar dan berprestasi di sekolah. Hal tersebut dapat diwujudkan bila anak senang belajar. Tentunya, tak terlepas dari dukungan dan dorongan motivasi dari orangtua.

Bukan hanya berprestasi di sekolah, kebiasaan rutin belajar juga bisa melatih kemampuan berpikir anak dan membuat anak mampu menyelesaikan masalah dengan baik.

Sebaliknya, bila anak malas belajar tak hanya menimbulkan dampak negatif pada anak, namun juga orangtua.

Baca juga: Tanpa Hukuman, Ini Cara Sukses BPK Penabur Latih Kedisiplinan Siswa

Berikut dampak dari malas belajar, melansir laman Sekolah BPK Penabur:

1.Kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah

Dampak yang paling terlihat dari malas belajar adalah anak akan mengalami kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah.

Hal ini bisa saja membuat anak merasa kesal hingga stres saat sekolah.

Orangtua pun akan mendapatkan peringatan dari sekolah terkait anak yang sulit menerima pelajaran di sekolah.

Kesulitan ini juga akan membuat anak tidak maksimal dalam mendapatkan ilmu pengetahuan dari sekolah.

Baca juga: Belajar dari Orangtua Jepang Cara Menanamkan Disiplin pada Anak

2. Anak berisiko tinggal kelas

Bila anak malas belajar dalam mengikuti pelajaran di sekolah, hal ini bisa menyebabkan anak tinggal kelas. Tentu hal ini tidak diinginkan orangtua maupun guru.

Bukan hanya berdampak negatif bagi masa depan anak, tinggal kelas juga dapat menimbulkan sejumlah kerugian seperti waktu sekolah yang lebih lama dan biaya ekstra yang harus dikeluarkan.

3.Sering menyontek

Anak yang malas belajar cenderung kesulitan saat ujian. Anak sering kali tidak bisa menjawab pertanyaan yang diberikan saat ujian.

Sehingga sebagai jalan pintas mereka akan sering menyontek. Padahal menyontek merupakan tindakan yang tak terpuji.

Tak hanya dilarang, menyontek juga dapat membuat anak tidak mau berusaha dan memupuk mental mencuri sejak dini.

Baca juga: Biaya Kuliah Kedokteran 2022: UGM, UI, Undip, Unpad

4.Membuat anak tidak percaya diri

Kesulitan menerima pelajaran, apalagi hingga tinggal kelas bisa membuat anak menjadi tidak percaya diri.

Banyak survei yang membuktikan bahwa anak yang tidak percaya diri bisa menjadi korban maupun pelaku bully.

Selain itu, rasa tidak percaya diri juga akan membuat anak semakin sulit untuk menerima pelajaran di sekolah. Anak pun akan mengalami kesulitan bergaul yang berdampak pada kemampuannya bersosialisasi.

Baca juga: Ahli Gizi Unair: Begini Cara Menjaga Kadar Kolesterol Selama Puasa

5.Wawasan yang sempit

Tak hanya berdampak secara akademis, malas belajar juga dapat membuat wawasan anak menjadi sempit. Padahal ada begitu banyak pengetahuan di luar sekolah yang bisa anak pelajari.

Wawasan yang luas juga memiliki banyak manfaat bagi kehidupan anak di masa depan, seperti melatih kemampuan berpikir, kemampuan menyelesaikan masalah, mengikuti perkembangan terkini, hingga mudah bergaul karena anak menjadi mudah diajak ngobrol

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.