Kompas.com - 24/08/2022, 18:46 WIB

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa peran orangtua menjadi kunci keberhasilan dari kampanye Sekolah Sehat.

Pasalnya, kata dia, terdapat tiga pilar penting untuk mencapai Sekolah Sehat di Indonesia, yaitu sehat bergizi, sehat fisik, dan sehat imunisasi. Untuk mewujudkan hal ini, kata Nadiem, dibutuhkan peran serta orangtua.

“Kalau pesan hidup kesehatan ini tidak masuk di benak orangtua dan tidak menjadi budaya di rumah itu, maka kampanye Sekolah Sehat tidak akan mungkin sukses,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (24/8/2022).

Oleh karenanya, Nadiem menganjurkan kepada para guru di sekolah untuk melibatkan orangtua. Sebab, menurutnya, orangtua adalah stakeholder terpenting dalam kampanye Sekolah Sehat.

“Banyak dari orangtua tidak mengetahui apa yang sehat dan yang tidak sehat dikonsumsi anak mereka. Mohon pihak sekolah juga memberikan informasi terkait hal ini kepada orangtua,” jelasnya.

Baca juga: Wujudkan Sekolah Sehat, Menteri Nadiem Ajak Seluruh Pihak Revitalisasi UKS

Pernyataan tersebut dikatakan Nadiem saat menghadiri acara peluncuran program Revitalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) melalui Kampanye Sekolah Sehat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kapuk Muara 03, Jakarta Utara (Jakut), Selasa (23/8/2022).

Mengusung tema revitalisasi UKS melalui Sekolah Sehat, ia mengatakan, kampanye tersebut merupakan sebuah gerakan bersama dari berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, sekolah, peserta didik, orangtua, hingga mitra swasta serta nirlaba.

“Mari gerakkan kampanye Sekolah Sehat agar anak-anak Indonesia bisa belajar dengan merdeka dalam keadaan sehat,” ujar Nadiem.

Untuk diketahui, hingga saat ini, sebanyak lebih dari 12.450 sekolah di seluruh Indonesia menerima kontribusi dari sejumlah mitra.

Adapun mitra yang berperan mewujudkan Sekolah Sehat, di antaranya Awina Sinergi Internasional, Danone Indonesia, Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ), KAO Indonesia, Maleo Group, Nestle, Nutrifood, Save the Children Indonesia, Twitter, Uni-Charm, dan Unilever.

Baca juga: Gerakan Gotong Royong Bersihkan Anak Sungai di Palembang Diklaim Hemat APBD Rp 24 Miliar

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.