Kompas.com - 20/11/2022, 18:49 WIB
|

KOMPAS.com - Terkadang orangtua bingung dan cemas ketika anaknya yang sedang diare. Maka dari itu dibutuhkan cara mencegah diare pada anak yang tepat.

Namun sebelumnya, orangtua harus paham seperti apa diare. Apakah benar-benar diare, atau masih dalam taraf normal.

Melansir laman Pemerintah Kabupaten Pati Jawa Tengah, bentuk tinja bisa bervariasi. Yakni mulai dari:

1. cair (kadar airnya paling tinggi, biasanya terjadi pada diare akut)

2. lembek (seperti bubur)

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Diare Pada Anak ala Dokter RSA UGM

3. berbentuk (tinja normal, seperti pisang)

4. keras (kandungan air sedikit seperti pada keadaan sembelit)

Pada bayi berusia 0-2 bulan, terlebih yang minum ASI, frekuensi buang air besar lebih sering, bisa 8-10 kali sehari dengan tinja yang encer, berbuih dan berbau asam.

Selama berat badan bayi meningkat normal, hal tersebut tidak tergolong diare, tetapi merupakan intoleransi laktosa sementara akibat belum sempurnanya perkembangan saluran cerna.

Normalnya warna tinja kuning kehijauan, tetapi dapat bervariasi tergantung makanan yang dikonsumsi anak.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.