Kompas.com - 20/04/2019, 23:27 WIB
UGM dan PT RNI menjalankan kerjasama dalam penandatanganan nota kesepahaman bersama yang dilakukan Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono dan Direktur Utama PT RNI Didik Prasetyo, Selasa (16/4) di Gedung Pusat UGM. Dok. UGMUGM dan PT RNI menjalankan kerjasama dalam penandatanganan nota kesepahaman bersama yang dilakukan Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono dan Direktur Utama PT RNI Didik Prasetyo, Selasa (16/4) di Gedung Pusat UGM.

KOMPAS.com - Universitas Gadjah Mada dan PT Rajawali Nusantara Indonesia sepakat kerja sama dalam pemanfaatan hasil penelitian untuk mendorong kemajuan industri dan pertumbuhan ekonomi.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman bersama yang dilakukan oleh Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono dan Direktur Utama PT RNI Didik Prasetyo Selasa (16/4/2019) di ruang tamu pimpinan, Gedung Pusat UGM.

Dilansir dari laman resmi UGM, Rektor mengatakan UGM sebagai salah satu perguruan tinggi bertugas mengembangkan ilmu pengetahuan dan produk penelitian yang diharapkan bisa dihilirkan ke masyarakat.

“Kita memiliki banyak tenaga ahli dan produk penelitian sehingga memerlukan para mitra sehingga bidang perindustrian bisa berkembang,” kata Rektor.

Hilirasasi penelitian

Dikatakan Rektor, UGM memiliki pusat pengembangan usaha dan inkubasi bertugas menghilirisasi produk inovasi dan dikerjasamakan dengan industri maupun dipasarkan langsung ke masyarakat.

Baca juga: UGM: Media Sosial Bisa Picu Bullying

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Beberapa produk alat kesehatan, menurut Rektor, sudah dipasarkan ke masyarakat melalui industri kesehatan. “Alat penumbuh tulang pascaoperasi gigi dan alat penyedot cairan hidrosefalus sudah dipasarkan,” katanya.

Ia menyebutkan salah satu produk kesehatan yang kini tengah dalam proses pengembangan adalah produk ring jantung yang kini dalam tahap uji coba pemasangan ke manusia.

“Saat ini dalam tahap akhir pengembangan, kita usahakan punya produk ring jantung produksi dalam negeri tidak lagi harus impor,” katanya.

Menurut Rektor kerja sama pemanfaatan hasil penelitian ini sangat menguntungkan bagi UGM karena bisa menghilirisasi dan memasarkan hasil penelitiannya ke masyarakat luas.

“Kita bisa saja membuat barangnya tapi belum tentu harus menjual dan memasarkannya sendiri sehingga diperlukan kerja sama dengan mitra,” katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.