Wisuda XV UMN: Manusia Pembelajar Menjawab Tantangan Era "Maha Data"

Kompas.com - 29/06/2019, 19:57 WIB
Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mewisuda sebanyak 381 lulusan pada seremoni Wisuda XV UMN yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD-Tangerang pada Sabtu (29/6/2019). Dok. UMNUniversitas Multimedia Nusantara (UMN) mewisuda sebanyak 381 lulusan pada seremoni Wisuda XV UMN yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD-Tangerang pada Sabtu (29/6/2019).

KOMPAS.com - Universitas Multimedia Nusantara ( UMN) mewisuda sebanyak 381 lulusan pada seremoni Wisuda XV UMN yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD-Tangerang pada Sabtu (29/6/2019).

Sudah menjadi tradisi UMN untuk mengangkat tema kedaerahan dalam kegiatan wisuda. Wisuda XV kali ini mengangkat budaya daerah Yogyakarta. Tata panggung dan seluruh dekorasi area kegiatan dibuat dalam nuansa daerah Yogyakarta.

Tak hanya itu, UMN juga menampilkan tari-tarian dan lagu-lagu daerah Yogyakarta untuk menyemarakkan nuansa kedaerahan pada Wisuda XV UMN ini.

Pembelajaran kolaboratif

Rektor UMN Ninok Leksono dalam sambutan menyampaikan pengetahuan seperti Internet of Things (IoT) menjadi hal penting dalam memasuki era maha data (big data) saat ini.   

Untuk itu, UMN terus berupaya membentuk lulusan yang memiliki jiwa pembelajar sepanjang hayat (long life learner) agar lulusan cakap di dunia kerja. Tidak mengherankan, sebagian besar dari lulusan sudah bekerja dan berwirausaha sebelum diwisuda.

Baca juga: Mahasiswa UMN Lanjutkan Tradisi Gelar Juara Duta Bahasa Banten

“Pengetahuan yang diperoleh di kampus sebagai pijakan atau modal untuk menguasai pengetahuan dan kecakapan yang dibutuhkan di dunia kerja. UMN sudah menerapkan metode pembelajaran yang kolaboratif untuk membiasakan calon lulusan bekerja dalam tim, menyelesaikan problem bersama dengan jiwa trouble shooter dan problem solver yang inovatif,” jelas Ninok.

Dalam kesempatan sama, Staff Ahli Bidang Organisasi, Birokrasi dan Teknologi Informasi Kementerian Keuangan Republik Indonesia Sudarto menerangkan bahwa dunia sudah mengarah ke digital dan mendisrupsi berbagai aspek kehidupan kita.

“Sekarang semuanya sudah terhubung dalam ruang lingkup industry 4.0 dan sedikit demi sedikit sudah mendisrupsi berbagai aspek kehidupan kita. Ingat ABCDSMI (Artificial Intelligence, Block Chain, Cloud Computing, Data Mining, Social Media, Mobile, dan Internet of Things),” terang Sudarto.

Menciptakan lapangan kerja

Sudarto menegaskan kita harus bisa mengoptimalkan dunia digital dan big data untuk mendorong kemajuan ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja untuk tenaga kerja Indonesia.

Ia juga berharap lulusan UMN dapat melakukan kontribusi nyata untuk negeri ini. “Kami harap lulusan-lulusan UMN saat memasuki dunia kerja dapat melakukan kontribusi nyata untuk negeri ini," lanjut Sudarto.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X