Sastia Prama Putri dan Perjuangan Perempuan Peneliti Diaspora Kelas Dunia

Kompas.com - 27/08/2019, 16:03 WIB
Sastia Prama Putri DOK. ISTIMEWA/GREGORIUS GIOVANI DJONI ANWARSastia Prama Putri

Perempuan Indonesia bisa!

Setelah 2 tahun, Department of Biotechnology, Osaka University membuka lowongan untuk posisi tetap, sebuah posisi yang sangat sulit diraih di Jepang terutama untuk perempuan.

Berkat pengalaman dan kemampuannya, Sastia berhasil membawa dirinya mendapat posisi tetap di sana. Bahkan dirinya diberi wewenang dan kebebasan membangun tim penelitian yang berfokus pada pengembangan kualitas produk agrikultur terutama dari Indonesia.

Sastia juga memprioritaskan kolaborator asal Indonesia. Pada saat ini tim yang dibentuknya berjumlah 25 orang, dan 10 diantaranya adalah mahasiswa Indonesia.

Relasinya yang baik juga menghantar banyak orang Indonesia yang berkunjung ke laboratorium Sastia dengan pangan khas Indonesia sebagai subjek utama penelitiannya. 

Memiliki prestasi, relasi, lingkungan kerja, lingkungan keluarga, juga menemui beragam kesempatan, Sastia bersyukur karena memiliki rekan kerja yang sebaik keluarga, dan keluarga yang pengertian layaknya rekan kerja yang mau bergantian mengurus anak.

Sebagai diaspora, Sastia tidak pernah benar-benar merasakan diskriminasi. Sedikitnya perempuan yang terjun di ranah ini membuat beberapa orang dalam timnya pada awalnya menolak kehadiran Sastia yang kemudian langsung menjadi team leader.

“Tapi di situ saya berusaha benar-benar tegas, dan menunjukan performa, and I worked extra hard juga agar tidak disepelekan,” jelas Sastia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menjadi perempuan di ranah pekerjaan ini menurutnya bukanlah hal mudah, namun berusaha ia mengajak perempuan lain untuk memanfaatkan momentum sebaik mungkin.

Lingkungan kerjanya pun lama-lama memahami bahwa prerempuan pun dapat menonjol dan melakukan yang terbaik. Perempuan bagi Sastia harus berani bersuara ketika dibutuhkan dan dapat bekerja di ranah yang sebelumnya di mata orang lain tidak akan “hidup”.

Penulis: Gabrielle Alicia Waynne Pribadi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.