Kisah Inspiratif Antonia Asri, Meniti Karir Desainer di Amerika Serikat

Kompas.com - 11/09/2019, 14:07 WIB
Asri Antonia (ketiga dari kiri) saat berfoto bersama keluarga di depan proyek The Harbor yang menang kompetisi Angelo Donghia Senior Scholarship. DOK. PRIBADI/ASRI ANTONIAAsri Antonia (ketiga dari kiri) saat berfoto bersama keluarga di depan proyek The Harbor yang menang kompetisi Angelo Donghia Senior Scholarship.

"Semakin jauh dari Tanah Air, semakin saya sadar bahwa Indonesia sangatlah kaya akan budaya, seni, musik, dan sejarah yang tidak tergantikan. Semakin lama tinggal di sini, saya juga semakin saya sadar bahkan karya-karya yang saya ciptakan sangat terikat dengan budaya Indonesia sendiri," kata Asri

Asri mengaku, banyak karya yang dia buat mencerminkan motif yang dinamis, detail, dekoratif, yang dia percaya terinspirasi dari motif kain dan ukiran Indonesia.

"Saya bahkan belajar menenun di negeri Paman Sam karena rindu akan budaya Indonesia yang begitu murni," kata Asri.

Misi Asri selanjutnya adalah untuk membawa seni Indonesia di dunia luar dengan cara memperkenalkan keistimewaan dan ciri dari seni Indonesia sendiri. "Karakteristiknya yang sangat dekoratif dan bermakna sejarah ingin saya bagi disini," katanya. 

Seni dan komputer

Perjalanan Asri ke Amerika Serikat dimulai dari Foothill College sebagai pelajar Seni Murni/Fine Arts. Asri mengaku mencintai bidang seni, karena selalu dikelilingi oleh orang-orang yang menjunjung kreativitas.

"Selama 18 tahun saya tinggal di sebuah rumah yang bapak dan ibu saya desain sendiri," katanya. Sembari bereksperimen dengan berbagai media seperti arang, akrilik, cat air, pastel - ia menyadari bahwa ada ketertarikan untuk menjelajahi dunia komputer dan mesin.

Pada akhirnya ia menemukan bahwa kedua minat di bidang seni dan komputer bisa ia dapatkan di program desain interior. Setelah mengumpulkan 20 lembar portofolio, ia akhirnya diterima di universitas ternama California College of the Arts.

Beasiswa yang ia terima 15.000  dollar AS per tahun yang bisa didapatkan selamat 3 tahun asalkan ia bisa mempertahankan prestasi. "CCA menduduki peringkat 15 sekolah Art Design di West Coast dan peringkat 47 di AS," kata Asri.

Pengalaman yang berharga sebagai pelajar internasional di California College of the Arts adalah kesempatan untuk berpartisipasi dalam organisasi, kompetisi, dan segala aktivitas yang diselenggarakan oleh universitas ini.

Proyek instalasi

Selama bersekolah Asri bekerja di studio rapid prototyping sebagai supervisor untuk membantu mahasiswa mengoperasikan mesin prototyping seperti CNC mill, 3D printer, dan laser cutter.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X