Catatan Awal Tahun Tanoto Foundation: Dukung Merdeka Belajar dari Hulu ke Hilir (2)

Kompas.com - 03/01/2020, 20:54 WIB
Perkuliahan IPS di FKIP Universitas Jambi. Mahasiswa calon guru difasilitasi untuk lebih banyak berdiskusi memecahkan masalah yang terkait dengan kehidupan sehari-hari. DOK. TANOTO FOUNDATIONPerkuliahan IPS di FKIP Universitas Jambi. Mahasiswa calon guru difasilitasi untuk lebih banyak berdiskusi memecahkan masalah yang terkait dengan kehidupan sehari-hari.

Para dosen LPTK juga dilibatkan dalam pelatihan dan pendampingan guru di daerah mitra dalam hal peningkatan kualitas pembelajaran, manajemen sekolah, dan budaya baca.

Program ini bermitra dengan 10 LPTK yang berada di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Agama.

Kemitraan ini difokuskan pada tiga hal:

  1. Peningkatan kualitas perkuliahan calon guru yang lebih menekankan pada praktik.
  2. Peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dan madrasah mitra LPTK yang merupakan sarana praktikum bagi mahasiswa calon guru.
  3. Memfasilitasi kolaborasi guru dan dosen dalam memecahkan masalah pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas.

Menurut Fibrika Rahmat Basuki, dosen FKIP Universitas Jambi, kegiatan ini merupakan terobosan dalam meningkatkan kerja sama antara LPTK dengan sekolah mitra.

”Kami selaku dosen bisa mendapatkan pengalaman terjun langsung ke sekolah untuk mengidentifikasi masalah-masalah pembelajaran dan menemukan pemecahannya bersama guru. Pengalaman ini sangat bermanfaat bagi kami dalam memberikan perkuliahan yang kontekstual bagi mahasiswa calon guru,” jelasnya.

Baca juga: Medan Dukung Merdeka Belajar, Literasi Siswa jadi Tantangan Utama

Kegiatan kolaborasi guru dan dosen ini, menurut Paristiyanti Nurwardani, Direktur Pembelajaran Dirjen Dikti, sejalan dengan kebijakan Kemendikbud.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami mengembangkan kemitraan LPTK dengan sekolah mitra atau sekolah lab melalui program PDS (penugasan dosen di sekolah). Program PDS ini relevan dengan kegiatan kolaborasi guru dan dosen dalam melaksanakan PTK untuk memecahkan masalah-masalah pembelajaran di kelas,” katanya.

5. Kerja Sama Pemerintah Kabupaten/Kota untuk Keberlanjutan

Dalam menjalankan Program Pintar, Tanoto Foundation bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat.

Dinas Pendidikan setempat terlibat sejak hari pertama pemilihan sampai dengan pendampingan sekolah, termasuk dalam perencanaan, penganggaran dan pengawasan dalam penyebarluasan praktik-praktik baik.

Peran dan dukungan pemerintah adalah kunci keberlanjutan terjadinya pemeliharaan dan peningkatan kualitas pendidikan yang diterapkan dalam Program PINTAR.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.