Jack Ma Bicara soal Pendidikan: Rumus Pendidikan IQ, EQ dan LQ

Kompas.com - 11/01/2020, 11:46 WIB
HANGZHOU, CHINA - AUGUST 28: Alibaba Group Chairman Jack Ma attends 2019 Global Conference on Women and Entrepreneurship on August 28, 2019 in Hangzhou, Zhejiang Province of China. (Photo by VCG/VCG via Getty Images) VCGHANGZHOU, CHINA - AUGUST 28: Alibaba Group Chairman Jack Ma attends 2019 Global Conference on Women and Entrepreneurship on August 28, 2019 in Hangzhou, Zhejiang Province of China. (Photo by VCG/VCG via Getty Images)

KOMPAS.com - Jack Ma, pendiri Alibaba dalam forum OECD di Paris Perancis (5/12/2019) menyebutkan pendidikan sebagai "masalah paling penting dan kritis" di zaman kita ini. Kekhawatirannya: dunia berubah cepat, tetapi pendidikan tidak.

Di forum OECD (The Organisation for Economic Co-operation and Development) penyelenggara tes global PISA (Program Penilaian Pelajar Internasional) secara berani Jack Ma menyebut rumus pendidikan bukan untuk fokus pada kurikulum atau prestasi peringkat.

Jack Ma justru menekankan pada "kecerdasan" dan kapasitas kemampuan siswa untuk mencintai (LQ) di samping kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan intelektual (IQ).

"Hati" tidak tergantikan mesin

"Jika kamu ingin sukses, kamu harus memiliki EQ yang sangat tinggi, cara untuk bergaul dengan orang-orang," katanya pada konferensi OECD seperti dilansir dari World Economidc Forum (WEF).

Baca juga: Pendidikan yang Tak Hanya Mencerdaskan

"Jika kamu tidak ingin tersisih dengan cepat, kamu harus memiliki IQ yang baik," tambahnya.

Tetapi, lanjut Jack Ma,  “Jika kamu ingin dihormati, kamu harus memiliki LQ - hasil dari mencintai,” jelasnya.

"Otak akan digantikan oleh mesin, tetapi mesin tidak akan pernah bisa menggantikan hatimu," demikian alasan Jack Ma.

Meski terdengar sangat klise, hal ini menjadi relevan dengan tema konferensi, di mana OECD merilis hasil terbaru tes di seluruh dunia untuk anak berusia 15 tahun.

Forum membahas cara memindahkan sistem pendidikan dari "pabrik" ujian tradisional ke tempat-tempat di mana anak-anak belajar konten, tetapi juga pengetahuan diri, empati dan kolaborasi.

Pendidikan: bukan menyetak lulusan siap kerja

Andreas Schleicher, kepala unit pendidikan OECD  bahkan memuji pendekatan "radikal" Jack Ma.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SBMPTN 2020 UPN 'Veteran' Jakarta, 5 Prodi Ini Daya Tampungnya Banyak

SBMPTN 2020 UPN "Veteran" Jakarta, 5 Prodi Ini Daya Tampungnya Banyak

Edukasi
6 Tips Pilih Prodi SNMPTN 2020 dari Ditjen Dikti Jelang H-2 Penutupan

6 Tips Pilih Prodi SNMPTN 2020 dari Ditjen Dikti Jelang H-2 Penutupan

Edukasi
Lulusan Teknik Sipil Jadi Tukang Bangunan? Calon Mahasiswa, Ketahui 4 Hal Ini

Lulusan Teknik Sipil Jadi Tukang Bangunan? Calon Mahasiswa, Ketahui 4 Hal Ini

Edukasi
Pemimpin, Ketahui Hal Ini untuk Raih Kesuksesan

Pemimpin, Ketahui Hal Ini untuk Raih Kesuksesan

BrandzView
Jelang Penutupan, SNMPTN 2020 Diperpanjang Khusus Pendaftar KIP Kuliah

Jelang Penutupan, SNMPTN 2020 Diperpanjang Khusus Pendaftar KIP Kuliah

Edukasi
Segera Dibuka, Rekrutmen Taruna Taruni AAL 2020 bagi Lulusan SMA

Segera Dibuka, Rekrutmen Taruna Taruni AAL 2020 bagi Lulusan SMA

Edukasi
Kuliah Prodi Kesehatan Masyarakat? Ini yang Dipelajari dan Prospek Kariernya

Kuliah Prodi Kesehatan Masyarakat? Ini yang Dipelajari dan Prospek Kariernya

Edukasi
Beasiswa SMA di Depok, Bogor, Tangsel dan Bandung dari Yasbil

Beasiswa SMA di Depok, Bogor, Tangsel dan Bandung dari Yasbil

Edukasi
Daya Tampung SBMPTN 2020 ITS, 3 Prodi Ini Paling Diminati Tahun Lalu

Daya Tampung SBMPTN 2020 ITS, 3 Prodi Ini Paling Diminati Tahun Lalu

Edukasi
7 Catatan PGRI soal Merdeka Belajar dan Guru Penggerak Mendikbud Nadiem

7 Catatan PGRI soal Merdeka Belajar dan Guru Penggerak Mendikbud Nadiem

Edukasi
Ternyata Pola Asuh Otoriter Masih Dibutuhkan, Ini Syaratnya

Ternyata Pola Asuh Otoriter Masih Dibutuhkan, Ini Syaratnya

Edukasi
Ingin Jadi Taruna AAU? Pendaftaran Dibuka 1 Maret, Ini Materi Seleksinya

Ingin Jadi Taruna AAU? Pendaftaran Dibuka 1 Maret, Ini Materi Seleksinya

Edukasi
Terkait Kecelakaan Air Siswa SMPN 1 Turi, Mapala UPN Bagikan 8 Tips Susur Sungai

Terkait Kecelakaan Air Siswa SMPN 1 Turi, Mapala UPN Bagikan 8 Tips Susur Sungai

Edukasi
Sering Dibacakan Dongeng, Latih Anak Jadi Pendengar yang Baik

Sering Dibacakan Dongeng, Latih Anak Jadi Pendengar yang Baik

Edukasi
[POPULER EDUKASI] Mendikbud Segera Lakukan Investigasi Musibah Susur Sungai | Rekrutmen Bintara 2020 | Beasiswa Penuh S1 Taiwan

[POPULER EDUKASI] Mendikbud Segera Lakukan Investigasi Musibah Susur Sungai | Rekrutmen Bintara 2020 | Beasiswa Penuh S1 Taiwan

Edukasi
Close Ads X