Kompas.com - 04/02/2020, 20:00 WIB
Ilustrasi surat lamaran kerja. SHUTTERSTOCK/FizkesIlustrasi surat lamaran kerja.

 

KOMPAS.com - Siapa yang belum tahu Curriculum Vitae (CV)? Tenang, kamu tak sendirian jika belum mengetahu CV. Yuk, kita bahas!

Curriculum Vitae adalah salah satu dokumen yang terpenting saat ingin melamar kerja, magang, bahkan mendaftar beasiswa. Lalu sebenarnya apa sih CV itu? Mengapa CV menjadi dokumen yang penting?

Curriculum Vitae merupakan sebuah dokumen yang berisi daftar riwayat hidup. Daftar riwayat hidup berisi tentang riwayat pendidikan, pengalaman profesional, prestasi, dan keterampilan-keterampilan yang kamu miliki.

Baca juga: Lulus Kuliah Kerja Freelance? Perhatikan 5 Hal Ini

Seringkali kamu juga akan menemukan istilah resume dan cover letter. Tak jarang, ada sejumlah orang yang bingung istilah-istilah tersebut.

Nah, ternyata ada perbedaan antara CV, resume, dan cover letter. Siapa yang belum tahu? Berikut Kompas.com rangkum perbedaaan ketiga jenis dokumen tersebut seperti dikutip dari Rencanamu.id.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 1. Isi masing-masing dokumen

Curriculum Vitae adalah salah satu dokumen terpenting yang wajib kamu siapkan saat ingin melamar kerja, magang hingga melamar beasiswa.

CV biasanya berisi penjelasan rinci mengenai pengalaman kerja, deskripsi pekerjaan, latar belakang pendidikan, prestasi dan pencapaian dalam hal akademis maupun profesi.

Sementara, resume berisi informasi singkat mengenai kualifikasi dan pengalaman profesional yang disesuaikan dengan lowongan pekerjaan yang dilamar. 

Baca juga: 5 Alasan Bekerja di Perusahaan Startup saat Lulus Kuliah

Untuk cover letter adalah sebuah surat pengantar dari dokumen CV atau resume yang akan kamu kirimkan untuk melamar sebuah posisi tertentu. Cover letter berisi deskripsi mengenai motivasi kamu melamar sebuah lowongan tertentu serta alasan mengapa kamu harus menjadi kandidat yang terpilih untuk posisi tersebut.

2. Tujuan dokumen tersebut

CV digunakan untuk menjelaskan riwayat hidup kamu selengkap-lengkapnya secara kronologis. 

CV ditulis secara kronologis, lengkap dengan deskripsi dari tiap-tiap poinnya. Hal itu dilakukan karena CV dirancang untuk memberikan penjelasan lengkap mengenai perjalanan karir seseorang.

Baca juga: 4 Tips Menentukan Pekerjaan Setelah Lulus Kuliah

Resume dibuat dengan tujuan untuk "mengiklankan" diri kamu sesuai dengan kebutuhan lowongan yang dilamar. Di resume, kamu bisa menyesuaikan poin-poin dari dirimu sesuai dengan lowongan yang dilamar.

Sementara, cover letter dibuat dengan tujuan untuk memberikan gambaran singkat mengenai kualifikasi dan alasan kamu melamar sebuah posisi tertentu.

3. Panjang isi dokumen

CV biasanya dibuat dua halaman atau lebih. Berbeda dengan CV, resume dan cover letter dibuat kurang dari dua halaman.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X