Kemendikbud: Mahasiswa Baru Bisa Ajukan Penurunan dan Penundaan UKT

Kompas.com - 29/04/2020, 20:10 WIB
Formasi slogan Integritas UGM, Integrasi Nasional yang dibuat oleh para mahasiswa baru. Di upacara penutupan Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) para mahasiswa Baru UGM Bentuk 10 formasi Simbol Persatuan Indonesia. (Foto Dokumentasi Humas UGM) YUSTINUS WIJAYA KUSUMAFormasi slogan Integritas UGM, Integrasi Nasional yang dibuat oleh para mahasiswa baru. Di upacara penutupan Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) para mahasiswa Baru UGM Bentuk 10 formasi Simbol Persatuan Indonesia. (Foto Dokumentasi Humas UGM)

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) menyatakan mahasiswa baru yang orang tuanya mengalami kendala ekonomi akibat pandemi COVID-19 bisa mengajukan penundaan ataupun penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

"Untuk perguruan tinggi negeri (PTN), kita sudah minta melalui Majelis Rektor PTN ada beberapa skema untuk mahasiswa baru, seperti penundaan maupun penurunan UKT," ujar Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud, Prof. Nizam di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan untuk mahasiswa baru terdapat sejumlah skema mulai dari penundaan pembayaran UKT, penurunan UKT, pembayaran UKT melalui skema cicilan, hingga bantuan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Pandemi COVID-19, lanjut Prof. Nizam, memiliki dampak pada perekonomian orang tua mahasiswa. Hal itu karena banyak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga menurunnya pendapatan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM).

Baca juga: IPB Peringkat 59 QS WUR, Nizam Harap Bisa Pacu Kampus Lain Menuju Kelas Dunia

Nizam menambahkan untuk perguruan tinggi swasta (PTS), pihaknya tidak bisa memaksakan skema tersebut.

"Namun mahasiswanya bisa mengakses KIP Kuliah. Pada tahun ini, kuota untuk PTS naik lima kali lipat dari tahun sebelumnya," jelas dia.

KIP Kuliah tersebut tidak hanya bisa diakses mahasiswa baru, tetapi juga mahasiswa yang sedang kuliah.

KIP Kuliah merupakan beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik, tetapi berasal dari keluarga kurang mampu. Kuota KIP Kuliah pada tahun 2020 ini sebanyak 400.000 beasiswa.

Kemendikbud memastikan anggaran untuk KIP Kuliah tidak akan terganggu karena adanya wabah COVID-19, karena sudah dianggarkan dalam APBN.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X