Anies Baswedan: Sekolah Jadi Instrumen Mengangkat Derajat Ekonomi Sosial

Kompas.com - 14/06/2020, 22:26 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Seminar Nasional BPD SI Sinergi BUMD DKI Jakarta, di Mercure, Ancol, Jakarta Utara (22/2/2020). Dokumentasi Pemprov DKI JakartaGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Seminar Nasional BPD SI Sinergi BUMD DKI Jakarta, di Mercure, Ancol, Jakarta Utara (22/2/2020).

KOMPAS.com - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengungkapkan perhatiannya agar sekolah dapat menjadi instrumen mengangkat derajat seseorang.

Hal ini disampaikan Anies Baswedan saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka menjaring aspirasi organisasi profesi, pakar dan organisasi pendidikan yang dilakukan secara daring (10/6/2020).

Concern utama kita jangan sampai di Jakarta ini justru skema pengelolaan menerimaan siswa tidak menempatkan sekolah sebagai instrumen yang bisa mengangkat derajat sosial ekonomi, dan sekolah sebagai instrumen menghasilkan rasa keadilan,” ujar Anies.

Ia melanjutkan, ”nampaknya ini harus kita lakukan secara sengaja, artinya secara terancana, penuh dengan perhitungan untuk bisa menjadikan sekolah sebagai eskalator.”

Baca juga: Ini Link, Syarat dan Tahapan Lengkap PPDB DKI Jakarta yang Dibuka Hari Ini

Gubernur DKI Jakarta ini mengharapkan sekolah bisa menjadi pengungkit yang mendorong seseorang untuk " naik kelas".

“Jadi bila itu bisa kita kerjakan maka sekolah-sekolah di Jakarta betul-betul jadi pengungkit, kami melihat perlunya aturan mekanisme yang memungkinkan bagi kita untuk mendorong itu,” ucap Anies.

Dalam kesempatan sama, Anies juga meminta dipertimbangkan pembahasan mengenai concern pengangkatan derajat dalam hal pendidikan.

Angkat derajat lewat pendidikan

Anies menyampaikan, “poin ini mohon dipertimbangkan secara serius. Jakarta adalah tempat di mana kita semua banyak datang ke kota ini berbakal hasil pendidikan. Di kota ini kita di naik kelaskan dari bukan siapa-siapa, datang kesini numpang ditempat keluarga numpang di tempat kerabat.”

Ia melanjutkan, “zaman dulu dengan bis, dengan kendaraan apa adanya, dan sekarang sudah punya mobil, sudah punya rumah, hidup sejahtera.” 

“Kita ingin di kota ini proses eskalator ini tetap bisa berjalan. Jangan sampai sekolah-sekolah kita hanya menjadi tempat di mana mereka yang belum sejahtera tidak dapat kesempatan yang sama dibandingkan mereka yang sudah sejahtera,” tegas Anies.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X