Kompas.com - 16/07/2020, 07:27 WIB
Ilustrasi. FREEPIK/BRGFXIlustrasi.

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali menyuguhkan tayangan program Belajar dari Rumah (BDR) di TVRI sebagai alternatif kegiatan pembelajaran selama masa pandemi Covid-19.

Kemendikbud tengah merancang penyederhanaan kurikulum yang sesuai dengan konteks Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) agar berjalan lebih efektif di tahun ajaran baru 2020/2021.

Sehingga, tayangan dalam program BDR tidak mengejar ketuntasan kurikulum, tetapi lebih menekankan pada kompetensi literasi, numerasi dan karakter.

Baca juga: Seperti Ini Simulasi Belajar Tatap Muka di Sekolah untuk Zona Hijau

"Jadi ada satu tim khusus, di bagian tim Balitbang yang sedang merumuskan bagaimana kita melakukan berbagai macam perubahan kurikulum dan asesmen selama masa PJJ agar kemungkinan pembelajaran yang efektif lebih tinggi," papar Mendikbud Nadiem Makarim dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kamis (2/7/2020), yang disiarkan melalui kanal Youtube DPR RI.

Selain untuk memperkuat kompetensi literasi dan numerasi, tujuan lain program BDR adalah untuk membangun kelekatan dan ikatan emosional dalam keluarga, khususnya antara orangtua dengan anak, melalui kegiatan-kegiatan yang menyenangkan serta menumbuhkan karakter positif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agar belajar dari rumah lewat TVRI menjadi lebih bermakna, berikut panduan untuk orangtua dalam mendamping anak SD untuk hari ini, Kamis 16 Juli 2020:

Baca juga: Lowongan Program Karier BCA, Dapat Uang Saku dan Jadi Pegawai Tetap

SD Kelas 1-3

Tayangan:

Matematika di Sekitar Kita, pukul 08.30-09.00

Sebelum tayangan:

Kurang lebih 10 menit sebelum program ditayangkan, orangtua mengajak anak duduk bersama dengan sikap rileks dan menjelaskan sekilas tentang lamanya tayangan dan aktivitas yang akan dilakukan dengan anak saat dan/atau sesudah menyaksikan tayangan tersebut. Anak juga menyiapkan alat tulis.

Kompetensi yang diasah: Kompetensi Numerasi

1. Mengenal bilangan 1 sampai 5 dengan benda dan jari.

2. Melengkapi bilangan ratusan, menulis lambang dan nama bilangan ratusan.

3. Mengenal bilangan nol (0).

Baca juga: Pendaftaran KIP Kuliah Jalur Mandiri PTS Dibuka, Ini Link dan Cara Daftar

Pertanyaan yang diajukan:

1. Hitunglah jumlah benda yang ada di sekitarmu! (Pertanyaan setelah video 2)

2. Untuk siswa kelas 2 dan 3: Pertanyaan setelah video 4)

  1. Lengkapi bilangan berikut dengan mengisi bagian titik-titik! 191 192 … 194 … … 197 198 … 200
  2. Tulislah lambang bilangan berikut! Empat ratus tujuh puluh sembilan = ...

3. Untuk siswa kelas 2 dan 3: (Pertanyaan setelah video 5)
Bandingkan bilangan-bilangan berikut dengan memberi tanda <, >, atau = pada bagian titik-titik!

  1. 268 … 310
  2. 437 ... 429
  3. 546 … 546

Baca juga: Beasiswa S2 Brunei, Kuliah Gratis dan Tunjangan Rp 5 Juta Per Bulan

4. Pertanyaan setelah video 6:
Adik mempunyai 1 buah apel, apel itu dimakan adik sampai habis. Berapa apel adik sekarang?....

  1. 1 - 1 = ...
  2. 1 - 0 = ...
  3. 1 + 0 = ...

SD Kelas 4-6

Tayangan:

Operasi Hitung Pecahan, pukul 09.00-09.30

Baca juga: Orangtua, Ini Buku Saku Panduan Tahun Ajaran Baru dari Kemendikbud

Sebelum tayangan:

Kurang lebih 10 menit sebelum program ditayangkan, orangtua mengajak anak duduk bersama dengan sikap rileks dan menjelaskan sekilas tentang lamanya tayangan dan aktivitas yang akan dilakukan dengan anak saat dan/atau sesudah menyaksikan tayangan tersebut. Anak juga menyiapkan alat tulis.

Kompetensi yang diasah: Kompetensi Numerasi

Mengembangkan pemahaman operasi hitung bilangan pecahan.

Pertanyaan yang diajukan:

1. Pertanyaan setelah video 1:
Ibu memiliki sebuah kue bolu. Kue bolu tersebut dipotong menjadi beberapa bagian. Ibu memberikan bolu untuk adik 1/6 bagian, kakak makan 2/6 bagian, dan dimakan ayah 1/6 bagian. Berapa bagian sisa kue bolu ibu?

Baca juga: Guru, Kemendikbud Gelar Webinar Asesmen dan Pembelajaran Literasi-Numerasi

2. Pertanyaan setelah video 2:
Ayah memelihara ayam sebanyak 40 ekor dalam satu kandang. 3/8 ayam jantan dan 1/5 bagian ayam betina tidak bertelur. Sisanya ayam betina bertelur. Ayam betina bertelur 1 butir setiap hari. Berapa butir telur yang dikumpulkan ayah dalam seminggu?

3. Pertanyaan setelah video 3:
Ibu memiliki kain 10 meter. Ibu memberikan kepada dua penjahit masing-masing 1/10 bagian dari kain mula-mula. 2/4 bagian dari kain mula-mula dibuat masker oleh ibu. Berapa meter sisa kain ibu?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.