Nuffic Neso Beri Pembekalan Penerima Beasiswa OTS Belanda, Ini Intinya

Kompas.com - 01/08/2020, 16:26 WIB
Orange Tulip Scholarship Awardees Dok. Nuffic NesoOrange Tulip Scholarship Awardees
|

"Selanjutnya, komunikasi akan dilakukan secara daring. Bisa secara WA, email, telfon, bahkan juga komunikasi dengan orang tua dari mahasiswa tersebut. Ini dilakukan agar semua informasi terus didapatkan oleh mahasiswa dan orang tua," jelas Peter.

Calon mahasiswa diberi pembekalan

Sementara itu, Koordinator Tim Beasiswa Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono menjelaskan, Nuffic Neso Indonesia mengundang para penerima beasiswa Orange Tulip Scholarship (OTS) untuk temu virtual dalam acara "Orange Tulip Scholarship Awardees", Sabtu (1/8/2020).

"Dari hampir 500 aplikasi atau pendaftar, kami memilih sekitar 30-an orang. Secara minat, semua calon mahasiswa ini tidak ada yang membatalkan meski ada pandemi," kata Indy.

Menurut Indy, calon mahasiswa ini harus tetap pergi ke Belanda tahun ini. Alasannya karena untuk penyesuaian akademik. Atau mereka bisa mengenal lebih dekat dengan kampusnya.

"Kami mewajibkan penerima beasiswa ini harus ke Belanda. Jika visa sudah keluar, maka awal Oktober mereka harus sudah tiba di Belanda," jelasnya.

Baca juga: Jadi Mahasiswa di Australia, Ini 5 Kerja Paruh Waktu Paling Digemari

Pentingnya berangkat ke Belanda karena mahasiswa ini harus mendapatkan pengalaman hidup tinggal di Belanda. Meski dengan pembelajaran daring.

Untuk minat jurusan yang diambil para mahasiswa asal Indonesia ini, menurut Indy adalah jurusan bisnis, manajemen, hukum, keamanan pangan dan lain-lain.

Sedangkan untuk kurikum di Belanda, semua kampus tidak berubah kurikulumnya. Hanya saja ada perubahan di pembelajaran online.

"Nantinya, sebelum berangkat ke Belanda kami ada biaya tes PCR dan rapid test. Jika ada yang positif, maka untuk sementara harus ditunda terlebih dahulu keberangkatannya," terang Indy.

Peter menambahkan, jika mahasiswa asal Indonesia ini sudah sampai di Belanda dan terjangkit Covid-19 di Belanda, maka tetap akan mendapatkan asuransi kesehatan," jelas Peter.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X