Program Pintar
Praktik baik dan gagasan pendidikan

Kolom berbagi praktik baik dan gagasan untuk peningkatan kualitas pendidikan. Kolom ini didukung oleh Tanoto Foundation dan dipersembahkan dari dan untuk para penggerak pendidikan, baik guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dosen, dan pemangku kepentingan lain, dalam dunia pendidikan untuk saling menginspirasi.

Belajar (Lagi) dari Rumah, Ini 3 Tips Orangtua Mendampingi Anak

Kompas.com - 22/08/2020, 09:46 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Dion Ginanto | Guru SMAN 1 Batang Hari, Jambi

KOMPAS.com - Akhir-akhir ini saya sering menjadi moderator dan pemateri acara webinar. Beberapa materi yang saya antar dan sampaikan selalu bermuara pada peran orangtua di saat adapatasi pandemi. Suatu topik yang selama ini jarang diperbincangkan.

Berbagai penelitian tentang peran orangtua di Indonesia mengungkapkan peran orangtua masih tergolong rendah.

Majzub dan Salim (2011) misalnya, melakukan penelitian pada enam sekolah TK/PAUD di Tangerang yang melibatkan 294 orangtua. Hasilnya, peran orang tua untuk pola asuh komunikasi, pendampingan belajar atau keputusan masih rendah.

Bukan hanya itu, penelitian lain dari Karsidi et al., 2013; Fitriah et al., 2013; Majzub & Salim, 2011 terungkap bahwa orangtua memahami perannya di sekolah adalah sebatas mengikuti rapat komite sekolah dan keikutsertaan membayar iuran dan sumbangan ke sekolah.

Artinya, ketika orang tua sudah membayar iuran dan sudah mengikuti rapat, maka selesai sudah peran mereka dalam pendidikan anak di sekolah.

Padahal peran orang tua bukan hanya sekedar mengikuti rapat dan membayar iuran komite.

Baca juga: Orangtua, Begini Menciptakan Lingkungan Nyaman bagi Anak Selama BDR

Peran orangtua dan prestasi

Peran serta orangtua sudah terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi siswa, meningkatkan karakter siswa, meningkatkan ketahanan siswa di sekolah, dan meningkatkan tingkat kelulusan siswa (Khalifa, 2012; Noguera, 2004; Epstein, 2009).

Peran orangtua juga dirasa sangat murah dibandingkan dengan kebijakan gonta-ganti kurikulum dan kebijakan pelatihan guru yang selama ini hanya terfokus pada pelatihan pembuatan RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran), seperti yang gencar di lakukan pemerintah dulu hingga sekarang.

Padahal kalau kita mengikuti ajaran KH. Dewantara tentang Tri Pusat Pendidikan (rumah, sekolah, dan lingkungan) maka harusnya sekolah dapat bekerja sama dengan rumah bukan hanya sekadar mengikuti dan membayar uang komite. Harus lebih dari itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.