Kompas.com - 18/09/2020, 16:16 WIB

Pasalnya, tak semua pengetahuan bisa diakomodir oleh modul, melainkan melalui praktik-praktik yang dilakukan secara langsung.

Baca juga: Dua Kampus Ini Dominasi Medali Emas di Kompetisi Nasional MIPA 2020

Untuk menjawab tantangan ini, Arief mengatakan UMN telah melalukan sejumlah upaya. Salah satunya meningkatkan fasilitas pembelajaran virtual.

Arief menerangkan, selama belajar dari rumah, UMN memaksimalkan platform e-learning.

Melalui e-learning, mahasiswa dapat memperoleh tautan menuju ke kelas virtual yang otomatis menandai kehadiran, modul pembelajaran, mengumpulkan tugas, bahkan melaksanakan ujian.

“Tugas juga platformnya menggunakan e-learning, tidak menggunakan e-mail, itu bisa disetel masa kapan mengumpulkan tugas. Jamnya termasuk telat atau tidak, kalau telat boleh mengumpulkan lagi atau tidak,” ujar Arief.

E-learning ini, kata Arief, tidak hanya memacu mahasiswa konsisten untuk mengikuti pelajaran, namun juga memacu dosen memberikan pembelajaran bermakna.

Baca juga: 8 Mahasiswa Terbaik di Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional 2020

"Itu semua di-record, sehingga kita bisa memastikan dosen mengajar sesuai yang dibutuhkan oleh mahasiswa," jelasnya.

Sementara untuk tetap memberikan kesempatan praktik langsung, untuk sejumlah mata pelajaran yang memerlukan praktikum UMN menghadirkan pembelajaran blended learning dengan porsi 80-20, yakni 80 online dan 20 tatap muka, dengan protokol kesehatan.

"Ada beberapa mahasiswa DKV film yang bimbingan dengan dosen dan harus ketemu. Kita sudah mengantisipasi dan memiliki protokol kesehatan. Jadi, mahasiswa tetap bisa datang ke kampus, namun kita gunakan lobi-lobi terbuka, lab juga terbuka, perpustakaan juga terbuka," kata dia.

Arief mengatakan, setelah pandemi usai, UMN akan terus melakukan blended learning. Dari yang sebelum pandemi kuliah berupa tatap muka penuh, ke depan akan digabungkan dengan online.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.