Cerita Pemuda Bandung Bumikan Buku Foto pada Masyarakat

Kompas.com - 17/10/2020, 10:13 WIB
Buku foto koleksi Wahyu Dhian. DOK.Laman Disdik JabarBuku foto koleksi Wahyu Dhian.
|

KOMPAS.com - Tingkat literasi di Indonesia masih rendah. Karena itu, perlu upaya agar masyarakat gemar membaca. Bahkan harus dimulai sejak dini.

Sadar akan permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia, mendorong seorang pemuda Bandung Jawa Barat bergerak. Yakni berkeinginan membumikan buku foto.

Kenapa buku foto? Melansir laman Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Jumat (16/10/2020), Wahyu Dhian (39) memang cinta terhadap buku fotografi.

Untuk itulah mendorong Wahyu mengenalkan buku dunia visual tersebut kepada masyarakat. Adapun upaya yang ditempuhnya, yakni mendirikan gerakan "Perpustakaan Fotografi Keliling" sejak 3 Desember 2016.

Baca juga: Orangtua Jadi Contoh Anak agar Gemar Baca Buku

Tumbuhkan literasi pada masyarakat

Melalui perpustakaan tersebut, Wahyu berusaha mengenalkan sekaligus menumbuhkan literasi masyarakat melalui buku-buku foto.

"Kita ingin buku foto bisa dikenal semua orang. Selain sebagai jendela dunia, melihat buku foto yang penuh visual itu sama kayak piknik, bisa me-refresh otak kita," ujarnya.

Ia menceritakan, perpustakaan fotografi keliling ini telah membuka lapak di berbagai daerah di Indonesia. Seperti di Bandung, Jakarta, Brebes, dan Klaten.

Paling terakhir di daerah Cianjur pada 14 Oktober 2020, bertepatan dengan Hari Buku Foto Sedunia.

Tujuan lain dari perpustakaan keliling itu ialah membumikan buku foto kepada masyarakat. Sebab, buku foto masih terkesan eksklusif. Terlebih, belum banyak buku foto terbitan Indonesia.

Menurut Wahyu, perpustakaannya terbuka luas bagi masyarakat umum dan tidak menerapkan aturan yang ribet. Karena dia menerapkan konsep yang unik.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X