Siswa, Ini Peluang Karier dan Gaji “Coder” di Masa Depan

Kompas.com - 18/10/2020, 09:02 WIB
Pendiri Mari Kita Coding (Markoding) Amanda Simandjuntak menjelaskan alasan mengapa pentingnya belajar coding untuk masa depan pada web seminar bertjauk Meraih Sukses di Era Digital dengan Belajar Coding pada Jumat (17/10/2020) lewat aplikasi Zoom. DOK. KOMPAS.com/ELISABETH DIANDRA SANDIPendiri Mari Kita Coding (Markoding) Amanda Simandjuntak menjelaskan alasan mengapa pentingnya belajar coding untuk masa depan pada web seminar bertjauk Meraih Sukses di Era Digital dengan Belajar Coding pada Jumat (17/10/2020) lewat aplikasi Zoom.

KOMPAS.com – Pendiri Mari Kita Coding (Markoding) Amanda Simandjuntak mengatakan bahwa belajar coding menjadi hal yang penting saat ini karena teknologi telah mengambil alih 90 persen pekerjaan manusia.

“Jadi kita ngeliat sekarang semuanya kalau mau jualan di warteg aja sekarang pakai aplikasi. Terus mau jualan kopi aja sekarang pakai aplikasi. Jadi itu teknologi semuanya sudah ada di kehidupan manusia,” jelas Amanda mengenai data yang ia temukan dari Forbes pada Jumat (16/10/2020).

Dalam web seminar bertajuk “Meraih Sukses di Era Digital dengan Belajar Coding”, Amanda juga memaparkan hasil riset dari McKinsey Global Institute bahwa di masa depan, peran manusia akan menjadi semakin sedikit karena adanya automasi.

Baca juga: Amanda Simandjuntak, Kurangi Pengangguran Muda lewat Pelatihan Koding

“Ada 800 juta kerjaan yang akan diautomasi pada 2030. Diautomasi artinya peran manusia sudah tidak diperlukan kalau pekerjaannya diautomasi. Jadi kerjaan itu sudah bisa dilakukan oleh mesin, oleh sistem,” ujarnya.

Maka dari itu, generasi muda harus bisa mengantisipasi karier mereka bila kebanyakan pekerjaan akan diautomasi.

Soalnya masih ada peluang 9 juta pekerjaan di Indonesia yang menurut hasil riset konsultan keuangan Inggris KPMG tidak bisa dipenuhi pada 2030 karena keterbatasan kemampuan.

“Jadi mengapa itu harus sekarang, mengapa perlu banget belajar coding, ya karena itu,” tegas Amanda.

Peluang karier coder

Coding merupakan kegiatan memberi instruksi pada komputer dengan bahasa yang dimengerti komputer, seperti HTML, CSS, dan Javascript. Sementara itu, orang yang melakukan coding bernama coder.

Selain berdasarkan data yang ada, Amanda mengutip pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim bahwa 5 hingga 10 tahun ke depan, masyarakat harus menguasai dua bahasa, yaitu bahasa Inggris dan bahasa coding.

Pendiri Perusahaan Apple Steve Jobs juga menjelaskan, semua orang harus belajar coding karena coding mengajarkan cara berpikir.

“Bukan cuman yang jadi programmer aja yang mesti belajar coding, tapi semuanya itu sebaiknya belajar coding karena itu mengajarkan logika berpikir,” tutur Amanda mengutip Steve.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X