Kompas.com - 15/11/2020, 08:39 WIB
Ilustrasi anak shutterstockIlustrasi anak

KOMPAS.com - Belum mampu mengelola emosi dengan benar bisa menjadi salah satu alasan mengapa anak-anak usia dini hingga awal sekolah dasar kerap mengalami "mood" yang berubah-ubah. Semisal, bangun tidur ceria, namun saat mulai sekolah daring, anak menjadi tidak semangat bahkan rewel.

Melansir laman Sahabat Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), ketidakstabilan mood anak adalah bagian dari luapan emosi. Hal ini dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, baik eksternal ataupun internal.

Karena anak belum mampu mengontrol emosinya, maka di sini orangtua memiliki peranan penting dalam mendampingi anak dan mengarahkan pengaturan emosi anak.

Baca juga: Berapa Usia Ideal Anak Belajar Bahasa Inggris?

Berbicara merupakan salah satu bentuk pengawasan orangtua terhadap perkembangan anak dalam segi apapun, termasuk perkembangan emosinya.

Meluangkan waktu untuk sekadar mengobrol, merupakan kewajiban orangtua di tengah padatnya jadwal. Baik saat makan bersama, saat mau tidur, ataupun saat bangun tidur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menjauhkan gawai ataupun hal-hal lain yang dapat mengganggu atau mengalihkan obrolan juga perlu dilakukan agar percakapan lebih efektif. Sehingga akan terjadi pembicaraan dari hati ke hati, yang mendekatkan hubungan emosi anak dan orangtua.

Berikut lima cara menghadapi "mood" anak yang kerap berubah, melansir Kemendikbud:

Baca juga: Lowongan Program Karier BCA, Pelatihan dan Kesempatan Jadi Pegawai Tetap

1. Mempelajari emosi anak

Tidak perlu menunggu anak terlihat sedih untuk menanyakan emosi apa yang sekiranya sedang dirasakan anak. Orangtua bisa menanyakan aktivitas apa saja yang anak kerjakan sepanjang hari.

Minta anak menyimpulkan apa yang dia rasakan, apakah perbuatan yang dilakukan hari ini baik atau tidak, dan minta ia menilai emosi dari teman-teman mainnya.

2. Memberi label emosi

Kenalkan anak pada rasa senang, bersalah, kecewa, atau sedih. Orangtua bisa menggunakan gambar atau raut wajah agar anak lebih mudah memahaminya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X