Kompas.com - 18/03/2021, 16:56 WIB
Ilustrasi anak belajar daring, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19. SHUTTERSTOCK/TRAVELPIXSIlustrasi anak belajar daring, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19.

KOMPAS.com - Tekanan psikologis dapat menjadi salah satu kondisi yang dihadapi siswa selama satu tahun menjalani Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) akibat pandemi Covid-19.

Tekanan psikologis bisa muncul lantaran minimnya interaksi dengan guru, teman dan lingkungan, bisa juga dikarenakan tekanan akibat sulitnya mencapai target selama PJJ.

Bagi anak yang cepat atau mudah beradaptasi, PJJ mungkin bukan sebuah masalah. Namun, tidak demikian bagi anak yang sulit atau tidak cepat beradaptasi. Alih-alih efektif, PJJ justru dapat mendatangkan tekanan. Terlebih saat menghadapi ujian.

Ketidaksiapan menghadapi ujian tak dimungkiri dapat menjadi pemicu stres pada anak. Kondisi tersebut dapat membuat anak kurang termotivasi belajar, bahkan malas-malasan.

Baca juga: Targetkan 17,9 Juta Siswa, Ini Cara Daftar KIP Sekolah SD-SMA 2021

Lantas, bagaimana caranya agar psikologi anak tetap terjaga selama pembelajaran jarak jauh? Termasuk juga menjaga agar tetap stabil menjelang ujian sekolah?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Psikolog Intan Erlita, M.Psi mengatakan, menjaga anak agar tidak stres selama PJJ bukanlah perkara mudah. Karena bagaimanapun, ada begitu banyak perbedaan yang harus dihadapi antara sebelum dan selama pandemi.

Sebagai contoh, kata dia, jika sebelum pandemi dulu pembelajaran 100 persen dilakukan di sekolah, di mana siswa memiliki atau membentuk pola belajar yang umumnya sama.

"Pembelajaran dapat dilakukan dengan berkelompok, belajar dengan teman sebaya, mandiri, atau dengan guru sebagai fasilitator yang dapat memantau maksimal pembelajaran siswa," paparnya dalam keterangan tertulis Kelas Pintar yang diterima Kompas.com.

Kini, walaupun ada pembelajaran serupa, namun interaksi sesama teman sebaya serta pengawasan guru tidak dapat maksimal karena melalui perantara teknologi.

Baca juga: Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Intan menerangkan, kondisi ini tidak mudah. Bukan saja bagi orangtua, tetapi juga bagi anak.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.