Kompas.com - 12/04/2021, 09:02 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
Editor Dian Ihsan

Selain preventif dentistry, hal yang lebih ditekankan adalah adanya tindakan perawatan dengan minimal invasif.

Dalam praktik kedokteran gigi di era pandemi, diperlukan adanya proses screening dan pengendalian infeksi.

“Sebetulnya dari kedokteran gigi anak pengendalian infeksi itu sudah dilaksanakan, tetapi pada era Covid-19 ini pengendalian infeksi ini lebih ditingkatkan,” tutur Willy.

Pengendalian infeksi yang dilakukan misalnya dokter gigi dan perawat harus dalam keadaan sehat dan menggunakan APD level 3 sedangkan pasien dipakaikan APD level 1.

Baca juga: Pakar IPB: Bau Durian Menyengat karena Senyawa Ini

Selain itu juga perlunya penggunaan separator wall pada saat berkonsultasi, disinfeksi ruang perawatan dan ruang tunggu.

"Ruang praktik merupakan ruang bertekanan negatif atau ruang dengan cukup ventilasi, bisa dilengkapi adanya hepa filter dan sinar UVC untuk disinfeksi," kata Prof. Willy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.