Dengan Akreditasi Internasional, PII Siap Beri Kontribusi Pembangunan IKN Baru

Kompas.com - 17/04/2021, 09:55 WIB
Presiden RI Joko Widodo mengundang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan enam asosiasi profesi lain ke Istana Negara. Beberapa hal yang disampaikan terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru (15/4/2021). DOK. PIIPresiden RI Joko Widodo mengundang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan enam asosiasi profesi lain ke Istana Negara. Beberapa hal yang disampaikan terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru (15/4/2021).

KOMPAS.com - Presiden RI Joko Widodo mengundang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan enam asosiasi profesi lain ke Istana Negara. Beberapa hal yang disampaikan terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Ikatan ahli profesi yang datang ke Istana Negara, diantaranya Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ikatan Ahli Rancangan Kota Indonesia, Ikatan Ahli Arsitek Lanskap Indonesia, Ikatan Arsitek Indonesia, Ikatan Ahli Lingkungan Hidup Indonesia, dan Green Building Council Indonesia.

Tujuh asosiasi profesi yang berpraktik dalam bidang jasa konstruksi tersebut, diberikan kesempatan satu persatu untuk menyampaikan masukan terhadap pembangunan Ibu Kota Negara.

Presiden memberi kesempatan bagi organisasi profesi tersebut, untuk duduk di Badan Otoritas Ibu Kota agar bisa memberikan rekomendasi tentang segala hal yang terkait dengan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ibukota negara.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, menyampaikan pesan Presiden Jokowi bahwa pemerintah akan terbuka dengan semua gagasan, usulan yang disampaikan secara baik, konstruktif untuk membangun Ibu Kota Indonesia yang akan datang.

Karena ibu kota yang dibangun adalah kota dunia untuk semua, maka wajar jika semua orang memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi sekecil apapun termasuk gagasan-gagasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jadi tadi bapak Presiden telah mendengar dengan seksama seluruh masukan-masukan itu untuk dijadikan pertimbangan dan bahkan Bapak Presiden mengundang para ahli ini untuk ikut serta duduk di badan otorita ibu kota apabila itu nanti sudah terbentuk, setidak-tidaknya bisa memberikan rekomendasi tentang segala hal yang terkait dengan segala hal perencanaan pembangunan IKN,” papar Suharso, Kamis (15/4/2021).

Baca juga: Siapkan Society 5.0, PII Dorong Integrasi Kurikulum Profesi Insinyur dan Kampus Merdeka

Standar kelas dunia

Sejalan dengan Presiden, Ketua Umum PII, Dr Ir Heru Dewanto, ST, MSc (Eng), menyampaikan pandanganya soal IKN yang diibaratkan, memulai dari kertas putih maka kita berkesempatan menjadikan IKN sebagai standar baru ibukota dunia yang menjadi acuan bagi ibukota lain di dunia.

Di samping itu bila dikelola dengan baik dan profesional, proyek sebesar ini bisa menjadi investasi yang memiliki efek pemulihan terhadap ekonomi nasional paska pandemi.

"Persyaratannya adalah setiap pengambilan langkah yang terkait IKN harus mempertimbangkan backward dan forward linkages-nya secara jelas dengan masyarakat dan perekonomian nasional," ujarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X