Dengan Akreditasi Internasional, PII Siap Beri Kontribusi Pembangunan IKN Baru

Kompas.com - 17/04/2021, 09:55 WIB
Presiden RI Joko Widodo mengundang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan enam asosiasi profesi lain ke Istana Negara. Beberapa hal yang disampaikan terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru (15/4/2021). DOK. PIIPresiden RI Joko Widodo mengundang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan enam asosiasi profesi lain ke Istana Negara. Beberapa hal yang disampaikan terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru (15/4/2021).

Heru menuturkan, PII sebagai rumah besar Insinyur Indonesia yg beranggotakan Insinyur dari semua disiplin teknik dan bidang keinsinyuran dengan 23 Badan Kejuruannya siap mendukung gagasan besar ini dan siap untuk memastikan agar pusat pemerintahan baru nantinya menjadi kawasan modern yang cerdas, efisien, nyaman, berkelanjutan, serta mencerminkan identitas bangsa.

Dua tahun terakhir PII telah mentransformasikan sistem keinsinyuran Indonesia sehingga kompatibel dengan sistem keinsinyuran global.

Dimulai dari akreditasi internasional program studi akademik di semua perguruan tinggi hingga penyetaraan Insinyur Profesional di Asia Pasifik dan dunia. Dengan standar internasional ini Insinyur Indonesia siap membawa IKN menjadi standar baru ibukota bagi negara-negara di dunia.

Heru mengusulkan agar pembangunan IKN ini dijadikan ajang bagi inovasi teknologi yang dihasilkan oleh para Insinyur Indonesia, salah satunya penggunaan teknologi Pre-Fabricated Pre-Finished Volumetric Construction (PPVC), di mana insinyur Indonesia telah mempatenkan teknik sambungan komponennya.

"Dengan metodologi PPVC milik Wilfred singkali, pembangunan di IKN dapat dilakukan dalam waktu yang relatif singkat," ungkapnya.

PII akan mendaftar dan menyeleksi inovasi teknologi Indonesia yang layak untuk dimanfaatkan di pembangunan IKN baru untuk diusulkan ke Pemerintah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.