Kompas.com - 12/09/2021, 08:29 WIB
Tangkapan layar Program Belajar dari Rumah yang tayang di TVRI pada Rabu, 10 Juni 2020 membahas mengenai Mengenal Gaya Belajar yang pas untuk Kita buat SMP. Kompas.com/Ari WeliantoTangkapan layar Program Belajar dari Rumah yang tayang di TVRI pada Rabu, 10 Juni 2020 membahas mengenai Mengenal Gaya Belajar yang pas untuk Kita buat SMP.
|

KOMPAS.com - Semakin maju perkembangan zaman, makin banyak pula penelitian yang menunjang dunia pendidikan.

Termasuk temuan gaya belajar yang berbeda-beda pada tiap anak. Baik siswa, orangtua maupun guru, perlu memerhatikan gaya belajar anak ini. Sehingga kemampuan menangkap suatu materi pelajaran antara satu siswa dengan yang lain tidak bisa dipukul sama rata.

Perbedaan daya tangkap suatu pelajaran tiap siswa ini bisa saja disebabkan gaya belajar yang berbeda-beda. Melansir dari laman Ruang Guru, Sabtu (11/9/2021), setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda-beda.

Ada yang suka belajar sambil mendengar musik, ada juga yang lebih suka dengan suasana tenang. Tapi ada yang menyukai belajar dari praktik atau lebih menyukai belajar cukup dari baca buku saja.

Baca juga: Astra Honda Motor Buka 5 Lowongan Kerja bagi Lulusan S1

Dengan referensi belajar yang berbeda ini, maka setiap orang memiliki cara belajar efektif berbeda untuk satu sama lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk memudahkan proses belajar, siswa harus tahu dulu gaya belajar seperti apa yang sesuai dengan karaktermu. Menurut Bobby De Potter, gaya belajar seseorang dibagi menjadi tiga tipe, yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Yuk, kita pelajari lebih dalam dengan gaya belajar ini.

Gaya belajar visual

Gaya belajar visual berfokus pada penglihatan. Saat mempelajari hal baru, biasanya tipe ini perlu melihat sesuatu secara visual untuk lebih mudah mengerti dan memahami.

Selain itu, tipe visual juga lebih nyaman belajar dengan pengunaan warna-warna, garis, maupun bentuk. Itulah mengapa, orang yang memiliki tipe visual biasanya memiliki pemahaman yang mendalam dengan nilai artistik seperti paduan warna dan lainnya.

Baca juga: Unpar Buka Jalur Tanpa Tes bagi Mahasiswa Baru 2022, Simak Syaratnya

Karakteristik gaya belajar visual

  • Rapi dan teratur
  • Lebih mudah mengingat dari yang dilihat daripada yang didengar
  • Lebih suka membaca daripada dibacakan
  • Berbicara dengan tempo agak cepat
  • Pembaca yang cepat dan tekun
  • Lebih menyukai melakukan demonstrasi daripada pidato
  • Sulit untuk menerima instruksi secara verbal kecuali ditulis
  • Tidak mudah terganggu dengan keramaian
  • Suka menggambar apa pun di kertas
  • Mengetahui apa yang ingin dikatakan, tapi sulit memilih kata-kata.

Cara belajar yang tepat untuk visual

  • Belajar dari gambar maupun video belajar yang menarik
  • Membaca buku yang tidak hanya tulisan saja tetapi juga memiliki ilustrasi
  • Saat belajar bisa sambil lakukan doodling supaya lebih fokus
  • Gunakan spidol warna-warni saat membuat catatan
  • Membuat mind mapping untuk memudahkan belajar.

Baca juga: Mahasiswa UM Surabaya Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal lewat Mural

Gaya belajar auditori

Bagi kamu yang memiliki gaya belajar auditori, biasanya lebih mengandalkan pendengaran untuk menerima informasi dan pengetahuan. Siswa dengan tipe auditori tidak masalah dengan tampilan visual saat mengajar, yang penting adalah mendengarkan pembicaraan guru dengan baik dan jelas.

Tipe auditori biasanya paling peka dan hafal dari setiap ucapan yang pernah didengar bukan apa yang dilihat. 

Karakteristik gaya belajar auditori

  • Lebih mudah mengingat sesuatu dari apa yang didengar daripada yang dilihat
  • Berbicara pada diri sendiri saat belajar
  • Senang mendengarkan
  • Mudah terganggu dengan keramaian
  • Kesulitan dalam tugas atau pekerjaan yang melibatkan visual
  • Pandai menirukan nada atau pun irama suara
  • Senang membaca dengan mengeluarkan suara atau menggerakkan bibir mereka
  • Suka berbicara, berdiskusi, atau menjelaskan sesuatu yang panjang
  • Mudah dalam mengingat nama saat berkenalan dengan orang baru
  • Kadang kesulitan dalam menulis tetapi pandai dalam bercerita.

Cara belajar yang tepat untuk auditori

  • Dengarkan musik yang disukai
  • Bisa merekam saat guru mengajar lalu dikemudian hari didengarkan kembali
  • Apabila membaca buku, bisa sambil diucapkan dengan suara pelan untuk lebih mudah mengingat
  • Mendengarkan materi yang diajarkan guru saat di kelas dengan seksama
  • Belajar dengan diskusi bersama teman supaya lebih mudah memahami maupun mengingat materi.

Baca juga: Calon Mahasiswa Wajib Tahu Materi Saintek Paling Sering Muncul di UTBK

Gaya belajar kinestetik

Selain dua gaya belajar di atas, masih ada gaya belajar lain yang bisa dimiliki siswa, Gaya belajar kinestetik lebih suka belajar yang melibatkan gerakan. Biasanya siswa dengan tipe ini, merasa lebih mudah mempelajari sesuatu tidak hanya sekadar membaca buku tetapi juga mempraktikkanya.

Dengan melakukan atau menyentuh objek yang dipelajari akan memberikan pengalaman tersendiri bagi tipe kinestetik. Makanya, orang yang memiliki gaya belajar tipe kinestetik biasanya tidak betah berdiam lama-lama di kelas.

Karakteristik gaya belajar kinestetik

  • Menyenangi belajar dengan metode praktik
  • Menyukai aktivitas yang melibatkan gerakan tubuh seperti olahraga atau menari
  • Berbicara dengan perlahan
  • Saat berkomunikasi banyak menggunakan isyarat tubuh
  • Menghafal dengan cara berjalan atau melihat
  • Menggunakan jari sebagai petunjuk saat membaca
  • Tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama.

Cara belajar yang tepat untuk kinestetik

  • Saat mendapatkan materi belajar, bila memungkinkan segera coba praktikkan
  • Belajar sambil melakukan aktivitas yang melibatkan gerakan, misalnya sambil berjalan atau sesederhana menjetikkan jari
  • Melakukan eksperimen dari materi yang didapatkan dari guru
  • Bisa mengunjungi tempat yang berhubungan materi di pelajaran, misalnya untuk pelajaran Sejarah bisa mengunjungi museum
  • Mengikuti ekstrakurikuler seperti seperti KIR (Kelompok Ilmiah Remaja).

Baca juga: Daikin Buka 2 Posisi Lowongan Kerja bagi Lulusan S1, Yuk Daftar

Itulah perbedaan dari tiga gaya belajar menurut Bobby De Potter. Jika kamu sudah memahami 3 gaya belajar ini, bisa membantumu saat belajar dan menangkap pelajaran yang disampaikan guru atau dosen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.