Kompas.com - 20/09/2021, 17:17 WIB
|

"Tidak ada kesulitan bergaul dengan kawan yang lebih tua, ngobrolnya tetap nyambung. Malah saya sering dibantu oleh kawan-kawan jika ada kesulitan," jelas Paramitha.

Enjoy bersama teman lebih tua

Hal serupa juga dialami M. Abdul Karim Al Hakim yang kuliah di Fakultas Kedokteran. Dia sehari-hari malah enjoy saat berteman dengan kawan-kawan yang lebih senior usianya.

"Dulu saat bersekolah di MAN 2 Kota Malang, kawan-kawan memberikan perhatian lebih kepada saya, mungkin karena dianggap adik. Malah jika saya tidak paham arti kalimat Bahasa Jawa maka kawan-kawan yang ngasih pemahaman," tuturnya.

Ini karena Hakim menghabiskan masa kecilnya di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Kini Hakim bersama keluarga tinggal di Desa Pekarungan Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

Tetapi, Hakim menyelesaikan SMP dan SMA secara normal. Hanya saja, dia masuk SD di usia 5 tahun.

Dia menceritakan, ketika di SD Cendekia Taka Bulungan pada tahun 2015 saat duduk di kelas 5, ada kejadian jumlah siswa kelas 6 peserta Ujian Nasional dari SD kurang.

Lantas dia dites apakah layak ikut Ujian Nasional. Ternyata dinyatakan bisa ikut Ujian Nasional.

"Alhamdulillah saya lulus Ujian Nasional dan lanjut ke SMP walau usia masih 10 tahun," ungkap Hakim mengenang masa kecilnya di Kalimantan Utara mengikuti orang tuanya.

Dikatakan, Hakim memilih kuliah jadi dokter karena terinspirasi dari kakaknya, Sayyidah Auliany Aminy yang kuliah di FK Universitas Jember juga.

Baca juga: 6 Cara Menghubungi Dosen, Mahasiswa Baru Harus Tahu

"Awalnya saya ingin masuk ke Fakultas Teknik, tapi saya rasa jika masuk ke Fakultas Kedokteran maka kuliahnya bisa lebih mudah karena saya bisa bertanya dan belajar dari kakak saya," cerita Hakim.

Selama dua bulan penuh sebelum tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Hakim belajar intens di bawah bimbingan kakaknya.

Dengan mengerjakan latihan soal dan mengikuti banyak kegiatan try out. Akhirnya Hakim diterima di FK Universitas Jember.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.