Kompas.com - 09/10/2021, 14:00 WIB
|
Editor Dian Ihsan
  • Asuransi jiwa
  • Umum
  • Reasuransi
  • Dana pensiun
  • Konsultan aktuaria
  • Lembaga pemerintah
  • Akademisi
  • Ahli manajemen risiko
  • Analis keuangan
  • Analis data

"Masih sedikit orang yang dapat menguasai semua bidang ini dan juga tidak semua orang dapat konsisten dalam mengikuti ujian Aktuaria yang ada. Aktuaris pun dikenal sebagai profesi dengan bayaran tinggi karena masih belum banyaknya orang dengan keahlian ini," jelas Felivia.

Aktuaria digencarkan di kalangan siswa SMA

Program Aktuaria yang berada di bawah naungan Prodi Matematika ini memiliki Akreditasi Unggul hingga 2025. Dengan status ini, menjadi modal bagi mahasiswa dan calon mahasiswa untuk belajar lebih mendalam tentang ilmu-ilmu yang fundamental dan esensial dalam pembelajaran Aktuaria.

Baca juga: Mau Kuliah di Eropa? Ini Kisaran Biaya Pendidikan yang Diperlukan

Menurut Felivia, tentu ada tantangan awal dalam mengikuti ujian untuk menjadi seorang Aktuaris. Dia mengatakan, saat ini terdapat 7 ujian awal agar dapat menjadi seorang Ajun Aktuaris (ASAI). 

"Karena ilmu Aktuaria ini juga telah digencarkan di kalangan siswa SMA, maka mahasiswa perlu juga mengembangkan soft skill dan mengikuti internship untuk mengasah kemampuan berkomunikasi dan penyelesaian masalah," imbuh Felivia.

Felivia pun mengungkapkan bahwa saat ini setiap perusahaan asuransi dan dana pensiun minimal membutuhkan 1 orang Aktuaris yang telah bergelar Fellow Society of Actuaries of Indonesia (FSAI) untuk mengatur keuangan perusahaan.

Di negara-negara maju, lanjut Felivia, perusahaan besar seperti Tesla dan Uber sudah mempekerjakan Aktuaris sehingga bisa dikatakan lingkup kerja Aktuaris tidak hanya di bidang asuransi.

Baca juga: 8 Fakta Menarik Seputar Kuku, Siswa Perlu Tahu

Namun jumlah Aktuaris di Indonesia masih minim di perusahaan asuransi, sehingga tenaga aktuaris di perusahaan non-asuransi pun masih terbatas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.