Kompas.com - 30/10/2021, 11:37 WIB
|

KOMPAS.com - Sebagian besar masyarakat memiliki ponsel pintar yang terhubung dengan internet. Tentu semua digunakan untuk berkomunikasi serta hal-hal lainnya.

Tetapi, masyarakat harus dapat menggunakan internet secara sehat dan aman. Sebab, kini muncul kejahatan digital yang terus meningkat.

Adi Firmansyah, peneliti di CARE IPB University, mengingatkan pada masyarakat supaya meningkatkan kehati-hatian dalam menggunakan internet.

Baca juga: Tips Sukses Berkarir ala Alumnus ITB yang Masuk Forbes 30 Under 30 Asia

Ia menyarankan supaya masyarakat dapat menggunakan internet secara sehat dan aman.

"Saat ini kejahatan digital semakin meningkat, karenanya masyarakat harus meningkatkan kehati-hatian dan menggunakan internet secara sehat dan aman," ujarnya dikutip dari laman IPB, Sabtu (30/10/2021).

Menurutnya, masyarakat juga harus lebih melek digital, termasuk memberikan edukasi teknologi digital sejak dini kepada anak-anak.

Salah satu cara agar kita terhindar dari kejahatan digital adalah berperilaku sehat dan aman dalam berinternet. Berinternet sehat adalah:

  • penggunaan internet secara berhati-hati
  • mengakses informasi yang baik-baik
  • tidak mengakses hal-hal yang berbau negatif

Adi Firmansyah yang juga mahasiswa Doktoral IPB University menyatakan, berinternet sehat juga berarti aktivitas internet yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna internet, secara kriteria umur, profesi maupun yang lainnya.

Tips berinternet sehat

Dia pun memberikan tips berinternet sehat agar masyarakat dapat berinternet secara sehat dan aman. Ia menyarankan supaya:

1. Masyarakat tidak memposting data atau informasi pribadi, seperti kartu identitas (KTP, KK), nama ayah/ibu, tanggal lahir, maupun alamat lengkap.

2. Menggunakan password akun yang kuat.

3. Gunakan perangkat terpercaya.

Baca juga: Ini Tips Atur Kuliah Sambil Kerja

4. Pastikan selalu logout atau signout setelah online di perangkat publik atau pihak lain.

5. Berhati-hati merespon e-mail dari pengirim yang tidak dikenal (spam) dan tidak membuka link yang diberikan.

6. Hati-hati menggunakan Wifi gratis yang tidak jelas.

7. Kita perlu memilih aplikasi yang aman, dan tidak sembarang mengunduh file.

8. Jangan mengakses konten ilegal, seperti pornografi, perjudian, rasisme, pelecehan SARA, dan aktifkan verifikasi dua langkah untuk mengamankan akun media sosial kita.

Lebih lanjut, Adi mengatakan bahwa kelompok yang sangat rentan menjadi korban kejahatan digital adalah anak-anak. Oleh karena itu, orang tua perlu hadir untuk membimbing dan mengawasi putra-putrinya.

Perlu diketahui orangtua

Adi memaparkan tips berinternet sehat yang perlu diketahui orang tua agar anak-anak terhindar dari kejahatan digital.

Ia menerangkan supaya orangtua menyediakan waktu untuk berkomunikasi atau dialog secara terbuka dengan anak, dan memberikan informasi tentang risiko-risiko di ruang digital.

Ia juga menyarankan supaya orangtua bisa mendampingi anak saat mengakses internet, dan sebaiknya anak-anak mengkases internet di ruangan rumah yang terbuka.

"Berikan edukasi kepada anak untuk berperilaku baik dan berikan anak ruang untuk berekspresi di ruang digital," jelas Adi.

Baca juga: Tips Membuat Bakso Kenyal dari Akademisi UB

Tak hanya itu saja, ia juga meminta para orangtua untuk memberitahu anak supaya melapor jika melihat atau mengalami masalah di internet.

Ia menyarankan agar orangtua bisa mengatur jadwal penggunaan internet, mengaktifkan pengaturan kontrol orang tua atau download Google Family Link, mengaktifkan Safe Search di Browser Google dan mengaktifkan Mode Terbatas pada Youtube.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.