Kompas.com - 01/11/2021, 17:09 WIB
|
Editor Dian Ihsan

"Kami memiliki visi untuk dapat melestarikan dan mengembangkan komoditi unik ini dengan menggunakan teknologi yang kami kembangkan yaitu dengan water closed loop chiller system," beber Daffa.

Axolotl yang dikembangkan miliki daya tahan lebih kuat

Axolotl yang dikembangkan tim ini memiliki daya tahan yang lebih kuat. Hal ini disebabkan karena Axolotl sudah berhasil adaptif dengan parameter yang ada di Indonesia sehingga sangat memungkinkan untuk memelihara toothless ini di rumah.

"Selain itu, perawatan yang cukup mudah menjadikan Axolotl pilihan keren untuk memiliki nya diruma," imbuh Daffa.

Baca juga: KPP Mining Buka 8 Lowongan Kerja Lulusan SMA/SMK-S1, Yuk Daftar

Dalam proses perawatannya di rumah, Axiotol diletakkan di dalam akuarium kaca menggunakan water chiller yang berfungsi untuk memanipulasi parameter suhu karena Axolotl membutuhkan suhu sekitar 18-20 derajat untuk memijah dan 16-28 derajat untuk rentang hidup.

Pada masa pembesaran perlahan akan dinaikan suhunya agar Axolotl bisa beradaptasi dengan parameter tropis khususnya di Indonesia.

"Dapat dikatakan bahwa Axolotl hasil breeding para mahasiswa UB ini memiliki kualitas yang tinggi dibandingkan Axolotl di luar karena mampu beradaptasi disuhu tropis bahkan hingga 28 derajat," papar Daffa.

Banjir permintaan Axolotl

Tim ini berharap, mampu memberikan variasi baru pada komoditas ikan hias di Indonesia sekaligus menembus pasar ekspor demi mengangkat potensi perikanan Indonesia.

Baca juga: Pulihkan Semangat Siswa Sambut PTM Terbatas dengan Cara Ini

Daffa menambahkan, sejauh ini permintaan yang diterima tim Aquaxo cukup tinggi baik dari pasar domestik maupun dari luar.

"Dari domestik batch 1 kemarin langsung terjual habis dan profit sampai Rp 9 juta. Dari luar negeri sudah ada permintaan lebih dari 1.000 Axolotl untuk di ekspor," ungkap Daffa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.