Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/11/2021, 16:32 WIB
Sandra Desi Caesaria,
Albertus Adit

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dalam beberapa bulan, seleksi mahasiswa baru akan dimulai salah satu jalur yang membuka kesempatan mahasiswa baru bakal digelar.

Salah satunya, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Di dalam SBMPTN, ada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai syarat untuk lolos.

UTBK sendiri, ada soal Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Lalu, apa bedanya?

Dilansir dari laman Zenius, Kalau TPS soal-soalnya berguna untuk menguji kemampuan verbal, matematika dasar, membaca menulis, dan kemampuan lainnya yang terkait.

Sedangkan yang diujikan TKA adalah kemampuan kita dalam materi jurusan, seperti fisika, kimia, geografi, ekonomi, dan materi lainnya.

Baca juga: 10 Jurusan Kuliah Anak IPS dengan Prospek Kerja Besar

Perbedaan TPS dan TPA

Tes Potensi Akademik atau TPA merupakan tes untuk mengukur pengetahuan serta pemahaman keilmuan yang dulu pernah didapatkan siswa di sekolah.

Kompetensi ini perlu untuk mempersiapkan diri menempuh perguruan tinggi. Kalau TKA mengukur kemampuan yang berkaitan langsung dengan mata pelajaran dan penekanan tes ini ada pada tingkat High Order Thinking Skills (HOTS).

Sedangkan TPS lebih mengukur kemampuan kognitif yang dianggap perlu untuk menunjang kompetensi di perguruan tinggi. TPS berisi ujian berupa penalaran umum, kemampuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, dan kemampuan memahami bacaan dalam tulisan.

Baca juga: Ini 8 Sekolah Kedinasan yang Dibuka Setiap Tahun, Mana Pilihanmu?

Lebih Rinci Mengenai Tes Potensi Skolastik

Tentu saja tes ini dilakukan untuk mengukur kemampuan kognitif. Dimana kemampuan kognitif itu sendiri mencakup penalaran umum dan kemampuan pemahaman. Pada dasarnya materi TPS UTBK ada di dalam ruang lingkup kedua kemampuan tersebut. Ada 4 pembagian sub-tes pada TPS, yaitu:

1. TPS Penalaran Umum

TPS Penalaran umum terdiri dari 3 bagian topik:

  • Kesesuaian pernyataan, di mana peserta harus memahami isi tabel, teks, maupun diagram dengan konteks yang sesuai pada teks.
  • Kesimpulan logis, harus menyajikan kesimpulan yang login akan sesuatu yang mungkin terjadi berdasarkan teks.
  • Penalaran analitik, harus dapat menganalisis dan menjawab soal berdasarkan pada data yang telah disediakan.

2. Pengetahuan Kuantitatif

Materi kuantitatif mencakup aljabar, logika, peluang, statistika, dan geometri. Terdapat 4 jenis soal TPS untuk pengetahuan kuantitatif, yaitu:

  • Pilihan ganda, berlaku untuk soal logika dasar atau matematika level dasar
  • Pertanyaan dengan informasi pilihan 1, 2, 3, dan 4
  • Pertanyaan dengan dua informasi, di mana peserta wajib melakukan analisis informasi atau dikenal juga dengan analisis kecukupan data yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan.
  • Analisis perbandingan dua nilai, nantinya akan mendapatkan satu informasi dengan dua variabel, kemudian akan diminta untuk menentukan hubungan antara kedua variabel tersebut.

Baca juga: Yuk Intip Perbedaaan 8 Jalur Masuk Perguruan Tinggi

3. Pengetahuan dan Pemahaman Umum

Pada bagian ini kemampuan pengetahuan dan pemahaman umum akan diuji menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Seperti Bahasa Inggris, diminta untuk memahami inti bacaan dan membuat kesimpulan berdasarkan pada informasi pada teks.

Lalu Bahasa Indonesia, akan dihadapkan dengan berbagai soal tentang ide pokok, kelebihan, kelemahan paragraf, kesimpulan, penulisan kata, hubungan antar paragraf, makna kata, tanda baca, kata ganti, konjungsi, dan kalimat efektif.

4. Memahami Bacaan dan Menulis

Pemahaman isi bacaan, kemampuan untuk membaca dan memahami teks secara utuh akan diuji di sini.

Penalaran Kebahasaan, pada bagian ini peserta akan diuji pada bagian pemahaman yang terkait dengan kaidah penulisan dalam Bahasa Indonesia secara baik dan benar.

Peserta, akan diwajibkan memahami inti paragraf, pesan tersirat, kesimpulan, dan menulis dengan bahasa yang baik dan benar serta sesuai dengan EYD.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com