Kompas.com - 29/11/2021, 18:01 WIB
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Listrik saat ini menjadi kebutuhan sangat penting dalam kehidupan manusia. Hampir semua kegiatan manusia perlu menggunakan listrik.

Di Indonesia, produksi listrik dihasilkan dari beberapa pembangkit listrik dengan sumber berbeda. Seperti pembangkit listrik tenaga air, surya, uap dan panas bumi.

Untuk kepentingan masa depan, Indonesia perlu memikirkan sumber energi baru dan terbarukan (EBT).

Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung berupaya berkontribusi untuk menemukan sumber energi alternatif lainnya yakni dari sekam padi

Baca juga: Akademisi Unpad: Cegah Kekerasan Seksual Jadi Tanggung Jawab Bersama

Teliti sekam padi jadi sumber energi listrik

Tim yang terdiri Abdul Khanafy dari Program Studi Teknik Pertambangan dan Adelia Putri (Teknik Biomedis) meneliti sekam padi dengan membran kitosan untuk menghasilkan sumber membran fuel cell yang dapat menghasilkan energi listrik.

Berkat penelitian ini, mereka berhasil meraih medali emas dalam ajang International Avicenna Youth Science Fair tahun 2021, yang diselenggarakan Indonesia Young Scientist Association (IYSA) Tehran, Iran.

IYSA merupakan salah satu lembaga yang memfasilitasi para pelajar Indonesia dalam mengembang potensi di bidang keilmuan baik dalam negeri maupun luar negeri. Kali ini IYSA mendapat dukungan dari pemerintah Iran untuk penyelenggara kompetisi sains tersebut.

Pada ajang tersebut tim mahasiswa Itera berkolaborasi dengan mahasiswa dari tiga kampus lain, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sriwijaya, dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Tim mahasiwa Itera mengusung karya tulis ilmiah bertajuk 'Bioranit Biohydrogen Rice Huck with Chitosan Composite Membrane Fuel Cell' atau pemanfaatan Bioranit biohidrogen dari limbah sekam padi dengan membran kitosan untuk menghasilkan sumber membran fuel cell yang dapat menghasilkan energi listrik.

Baca juga: Pakar UM Surabaya: Tembakau Efektif sebagai Larvasida Nyamuk Aedes

Sekam padi belum dimanfaatkan optimal

Abdul menjelaskan, sekam padi sebagai bahan baku diubah menjadi biohidrogen. Biohidrogen merupakan energi alternatif yang terbarukan dan berasal dari limbah salah satunya yaitu limbah sekam padi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.