Kompas.com - 17/01/2022, 18:50 WIB

KOMPAS.com - Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud Ristek, Zulfikri Anas mengatakan, kurikulum darurat efektif memitigasi learning loss karena membantu guru untuk fokus pada materi esensial.

Kurikulum darurat ini, terang dia, juga memberi fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan murid (teach at the right level).

“Ini yang menjadi latar belakang pengembangan kurikulum prototipe,” ujar Zulfikri saat sosialisasi kurikulum dalam rangka perbaikan pembelajaran, di Lebak, Banten, Jumat (14/1/2022), seperti dilansir dari laman GTK Kemendikbud.

Zulfikri menyampaikan, kurikulum prototipe telah diterapkan di sekolah penggerak pada tahun 2021.

Baca juga: Targetkan 17,9 Juta Siswa, Ini Cara Daftar KIP Sekolah SD-SMA 2021

Pada tahun ini, lanjutnya, kurikulum prototipe menjadi salah satu kurikulum yang dapat dipilih oleh sekolah yang berminat, di samping kurikulum 2013 dan kurikulum darurat.

“Keputusan terpenting ada di bapak ibu semua, jadi saat ini tidak ada perintah wajib, tapi pilihan. Ada empat yang kurikulum yang bisa dipilih, salah satunya adalah kurikulum prototipe,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Tabrani mengatakan bahwa sosialisasi kurikulum prototipe yang dilakukan Kemendikbud Ristek mampu menjawab kegundahan pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan di Provinsi Banten.

Meskipun di Banten baru dua kabupaten/kota yang memiliki sekolah penggerak, yaitu Kota Tangerang dan Kabupaten Pandeglang, Tabrani meyakini kurikulum prototipe dapat diterima di Banten.

“Hari ini sekurang-kurangnya kita memahami bahwa kurikulum ini dirancang untuk menyederhanakan pembelajaran, yang harapannya dapat meringankan beban guru sekaligus mengembangkan potensi anak,” ujarnya.

Pada tahun 2022, lanjut Tabtani, setelah Kota Tangerang dan Kabupaten Pandeglang, ada dua daerah lagi yang akan menjadi target sekolah penggerak di Banten, yaitu Cilegon dan Lebak.

Baca juga: Orangtua, Ini Dampak Bila Sering Memarahi Anak Saat Belajar

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.